Bulan Suci Ramadan

Ini Doa Lengkap Membayar Zakat, Tata Cara Zakat Fitrah dan Kapan Waktu Afdol Bayar Zakat

Bagaimana tata caranya membayar zakat fitrah dan doa saat menyerahkan zakat. Apakah zakat fitrah bisa dalam bentuk uang?

Bagaimana tata caranya membayar zakat fitrah dan doa saat menyerahkan zakat. Apakah zakat fitrah bisa dalam bentuk uang? Kapan waktu yang afdol?

BULAN Ramadan adalah bulan yang paling ditunggu-tunggu umat Islam.

Selain ada ibadah puasa di bulan suci ini, jangan lupa juga jalankan salat tarawih.

Dan pada akhir bulan, umat Islam bersiap menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran.

Tapi, untuk menyempurnakan ibadah puasa di bulan Ramadan, kita diwajibkan untuk membayar zakat fitrah.

Bagaimana membayar zakat fitrah?

Apa doa lengkap membayar zakat fitrah dan bagaimana tata caranya membayar zakat fitrah?

Berita Video: Ini Tata Cara Membayar Zakat Fitrah Dilengkapi Doa

Banyak yang Mengaku Miskin untuk Mengambil Zakat Fitrah di Istiqlal

Orang Meninggal dan Bayi 1 Jam Wajib Bayar Zakat Fitrah, Ini Penjelasan Prof Mahfud MD

Berikut ketentuan bayar zakat fitrah dan doanya. 

Ketentuannya, ia masih hidup pada malam hari raya dan memiliki kelebihan dari kebutuhan pokoknya untuk sehari-hari.

Kewajiban membayar zakat ini sendiri telah dijelaskan oleh Allah Swt dalam firman-Nya,

“Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku'lah beserta orang-orang yang ruku”. (QS. Al-Baqarah: 43)

Pemberian zakat fitrah menjadi tanda berakhirnya bulan Ramadan, hal ini dinilai sebagai pembersih dari hal-hal yang mengotori puasa.

Dilansir dari harakahsilamiyah.com, adapun tata cara membayar zakat fitri adalah sebagai berikut:

1. Zakat bisa diberikan dalam bentuk makanan pokok (seperti beras, gandum, dll) 
   ataupun uang sebesar harga makanan pokok tersebut.

2. Takaran zakat fitrah yang dibayarkan adalah 1 sho’ (sekitar 2,5 kg).

3. Waktu pembayaran zakat boleh ditunaikan sejak awal bulan Ramadan. 
    Namun waktu yang paling afdhal adalah sebelum salat Idul Fitri.

4. Membaca niat membayar zakat.

Adapun niat bagi orang yang membayarkan zakatnya untuk dirinya sendiri adalah:

نَوَيْثُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الفِطْرِ عَنْ نَفْسِي فَرْضًا لله تَعَالى

Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an nafsii fardhan lillaahi ta’aalaa

"Saya niat mengeluarkan zakat fitrah atas diri saya sendiri, fardhu karena Allah Taala

Bacaan niat membayar zakat untuk keluarga:

نَوَيْثُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الفِطْرِ عَنْ نَفْسِي وأَهْلِيِ ...... فَرْضًا عَلَيَّ لله تَعَالى

Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an nafsi wa ahli …… fardan ‘alayya lillaahi ta’aala.

" Aku berniat mengeluarkan zakat fitrah, bagi diriku dan keluargaku 
  (sebutkan namanya satu persatu; istri, anak-anak dan yang menjadi tanggungan) 
  wajib atasku karena Allah Ta’ala."

Bacaan niat bagi orang yang membayarkan zakat untuk orang lain:

نَوَيْثُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الفِطْرِ عَنْ (........... ) فَرْضًا لله تَعَالى

Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an (..............) fardhan lillaahi ta’aalaa

" Saya niat mengeluarkan zakat fitrah atas (sebutkan nama), fardhu karena Allah Ta’ala"

5. Membaca doa setelah membayar zakat

رَبَّنا تَقَبَّلْ مِنَّا إنَّكَ أنْتَ السَّمِيعُ العَلِيمُ

Rabbanaa taqabbal minna innaka antas samii’ul ‘aliim(u)

"Ya Allah terimalah (amal ibadah) kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui"

6. Dan bagi penerima zakat hendaknya membaca doa berikut:

آجَرَكَ اللَّهُ فِيما أعْطَيْتَ وَجَعَلَهُ لَكَ طَهُوراً وَبَارَكَ لَكَ فِيما أَبْقَيْتَ

Aajarakallahu fiimaa a’thaita wa ja’alahu laka thahuuran wa baaraka laka fiimaa abqaita

Penulis: Muhamad Rusdi
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved