Pilpres 2019

Usai Kasus Ancaman Penggal jokowi, Jubir Kubu Prabowo Sebut Presiden Jokowi Tidak Boleh Diancam

Usai Kasus Ancaman Penggal jokowi, Jubir Kubu Prabowo Sebut Presiden Jokowi Tidak Boleh Diancam

Usai Kasus Ancaman Penggal jokowi, Jubir Kubu Prabowo Sebut Presiden Jokowi Tidak Boleh Diancam
Istimewa
ANDRE Rosiade, Wakil Sekjen Partai Gerindra 

PEMUDA bernama Herman Susanto (HS) menjadi viral di media sosial usai aksinya mengancam akan memenggal kepala Presiden Joko Widodo (Presiden Jokowi). 

Video ancaman itu diduga diambil saat demo di Bawaslu RI terkait penyelenggaraan Pilpres 2019 dan Pemilu 2019

Dimana diketahui untuk sementara Paslon nomor urut 01 Jokowi-Maruf unggul perolehan suara dari Paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandi dalam Pilpres 2019 berdasarkan update terbaru real count Pilpres 2019 oleh KPU.

Artinya peroleh angka di real count KPU pun tak berbeda jauh dari hasil quick count berbagai lembaga survei kredibel yang terdaftar di KPU. 

 Ustaz Abdul Somad Sampaikan ke Kapolri Soal ada yang Tanya Kenapa Es Lilin Ditangkap, Es Kobar Gak?

  Anggita Sari Bongkar Fakta Sebenarnya Soal Skandalnya dengan Enji dan Ayu Ting Ting

 Johan Budi Disindir Najwa Shihab Usai Lolos ke DPR RI, Ngaku Tabungannya Tak Sampai Rp 1 Milliar

 Cicipi Makanan Kesukaan Gus Dur di Warung Sederhana, Hotman Paris Malah Ingat Meriam Bellina

 Hotman Paris Hutapea Cicipi Makanan Kesukaan Gus Dur di Pinggir Jalan, Ini Reaksinya

 UPDATE Terbaru Real Count KPU 100%, Bandingkan Selisih Suara Jokowi-Maruf vs Prabowo di 23 Provinsi

 Lewat Autopsi Verbal, Kemenkes Bongkar Misteri Kematian Ratusan KPPS di Pemilu & Pilpres 2019

 Suami Pergoki Istrinya Berada di Kamar Mandi Bareng Pria Lain, Kekacauan Terjadi

 Ini 3 Nasib Urusan Pribadi Pengancam Jokowi Usai Diringkus Polisi dan Aiptu Jakaria

Namun, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade mengkritik atas pasal-pasal yang dikenakan polisi terhadap pemuda Herman Susanto. 

Hal tersebut tampak dalam unggahan akun Youtube iNewsTV, Senin (13/5/2019).

Andre Rosiade mengatakan bahwa HS pemuda yang memenggal kepala Jokowi bersalah.

"Meski kita tidak mendukung Pak Jokowi, tidak suka dengan Pak Jokowi, tapi itu tidak boleh dilakukan," ujar Andre.

Andre mengatakan Jokowi sebagai presiden, yang merupakan simbol negara yang harus dihormati.

"Kita tidak boleh mengancam presiden Republik Indonesia. Ini simbol negara, dan harus kita hormati. Saya bukan pemilih pak Jokowi, saya bukan pendukung pak Jokowi, tapi tidak boleh kita tidak menghormati Pak Jokowi sebagai kapasitas presiden Republik Indonesia, apalagi mengancam ingin membunuh, memenggal pak Jokowi, itu salah," ujar Andre.

Halaman
1234
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved