Isu Makar

Permadi Pilih Rapat di MPR Daripada Diperiksa Bareskrim

POLITIKUS Partai Gerindra Permadi Satrio Wiwoho menegaskan tidak menghadiri panggilan sebagai saksi kasus dugaan makar Kivlan Zen di Bareskrim Polri.

Permadi Pilih Rapat di MPR Daripada Diperiksa Bareskrim
WARTA KOTA/ANGGIE LIANDA PUTRI
Politikus Partai Gerindra Permadi Satrio Wiwoho mendatangi Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, untuk mendengar sidang pembacaan tuntutan kterhadap terdakwa kasus korupsi KTP elektronik Setya Novanto, Kamis (29/3/2018). 

POLITIKUS Partai Gerindra Permadi Satrio Wiwoho menegaskan tidak menghadiri panggilan sebagai saksi kasus dugaan makar Kivlan Zen di Bareskrim Polri, Selasa (14/5/2019).

Permadi mengaku tidak bisa hadir lantaran harus mengikuti rapat MPR. Sehingga, ia meminta penundaan untuk diperiksa kembali oleh penyidik Bareskrim.

"Aku tidak hadir karena ada rapat MPR. Tapi aku minta penundaan, pengacaraku minta penundaan," ujar Permadi ketika dikonfirmasi, Selasa (14/5/2019).

Prabowo Minta Ratusan Petugas KPPS yang Meninggal Divisum, KPU Nilai Tak Hargai Perasaan Keluarga

Permintaan penundaan itu, kata dia, sudah disampaikan oleh pengacaranya kepada pihak kepolisian. Namun, Permadi tak mengetahui kapan sang pengacara menyampaikannya.

"Sudah (disampaikan) hari ini. Saya belum tahu tadi pagi atau kapan, karena yang bawa pengacara saya, saya sudah di MPR (sekarang)," katanya.

Namun, Permadi menegaskan dirinya akan menghadiri pemanggilan di Polda Metro Jaya pada Rabu (15/5/2019) besok.

Prabowo: Bachtiar Nasir Tidak Salah Sama Sekali, Ini Kriminalisasi Ulama

"Iya (saya enggak hadir di Bareskrim), tapi saya dipanggil lagi besok di Polda. Hari ini di Bareskrim Mabes, besok di Polda, Kamis di Polda. Jadi aku dicecar dengan tiga panggilan terus," tutur Permadi.

Pemanggilan dirinya di Polda Metro Jaya, katanya, terkait orasi di Gedung DPR. Untuk tiga panggilan itu, Permadi berstatus sebagai saksi.

Permadi memastikan akan hadir di Polda Metro Jaya lantaran tidak berniat mengelak. Ia menegaskan ketidakhadirannya hari ini di Bareskrim lantaran harus mengikuti rapat.

Ternyata Bachtiar Nasir Sudah Jadi Tersangka Sejak Awal 2018, Ini Dua Alat Bukti yang Menjeratnya

Selain itu, ia menyinggung tidak adanya pemberitahuan terkait kasus apa di surat panggilan kepada dirinya pada hari ini.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved