Isu Makar

Pengancam Presiden Trumps Diancam 140 Tahun, di Indonesia Ancam Penggal Kepala Jokowi Diancam Mati

Pengancam bunuh Donald Trump diancam penjara 140 tahun. Di Indonesia, pengancam penggal kepala Presiden Jokowi diancam hukuman mati.

Pengancam Presiden Trumps Diancam 140 Tahun, di Indonesia Ancam Penggal Kepala Jokowi Diancam Mati
photocollage/wartakotalive.com/nhregister.com
Dua pemuda yang sama-sama mengancam akan membunuh Presiden. Gary Gravelle mengancam akan membunuh Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Hermawan Susanto akan membunuh Presiden Indonesia Joko Widodo. Gary Gravelle terancam hukuman 140 tahun, sedangkan Hermawan terancam hukuman mati atau penjara 20 tahun. 

Di Amerika Serikat, pengancam bunuh Donald Trump diancam penjara 140 tahun. Di Indonesia, pengancam penggal kepala Presiden Jokowi diancam hukuman mati.

Seorang pria di AS harus menerima akibat dari perbuatannya yang mengancam akan membunuh Presiden Donald Trump.

Diwartakan Reuters, Senin (13/5/2019), pria benama Gary Gravelle itu mengirim ancaman bom dan surat berisi bubuk putih yang mencurigakan.

Dia dituduh melakukan 16 tudingan, termasuk mengancam presiden pada September 2018 dengan mengirimkan amplop berisi bubuk putih.

"Saya, Gary Garvelle, sebagai prajurit setia AKA, akan datang untuk membunuh Donald Trump," demikian surat yang ditulis pelaku, seperti dikutip dari Washington Examiner.

VIRAL! 2 Wanita di Video Pemuda Ancam Penggal Kepala Jokowi Ini Diminta Polisi Agar Menyerahkan Diri

Pria yang Ancam Penggal Kepala Jokowi Bekerja di Badan Wakaf Alquran di Tebet Dalam

Warga Palmerah Sebut Sosok Pemuda Ancam Penggal Kepala Jokowi Baik dan Aktif, Jokowi: Proses Hukum

AKA merujuk pada sebuah kelompok separatis kulit putih, American Knights of Anarchy.

Gravelle juga mengirim amplop serupa ke sebuah sinagoge, masjid, dan cabang Asosiasi Nasional untuk Kemajuan Orang Kulit Brwarna (NAACP).

Dalam persidangan, bubuk putih pada surat ancaman tersebut merupakan biotoxin yang tidak ternyata berbahaya.

Dia juga mengirim e-mail dan membuat panggilan telepon yang mengancam akan meledakkan bom.

Bom itu akan diledakan di Vermont, Washington, dan berbagai wilayah lain di Connecticut, termasuk gedung pemerintah dan fasilitas kesehatan mental.

Halaman
1234
Editor: Suprapto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved