Kumuh, Tidak Terurus, Serta Berdebu, Yusron Merasa Tak Nyaman di Terminal Poris Plawad

Kurang lebih tiga pekan lagi memasuki musim mudik Lebaran. Namun keberadaan Terminal Poris Plawad di Kota Tangerang memprihatinkan.

Kumuh, Tidak Terurus, Serta Berdebu, Yusron Merasa Tak Nyaman di Terminal Poris Plawad
Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
Kondisi Terminal Poris Plawad di Kota Tangerang yang menjadi daerah penyangga Ibu Kota. 

Padahal menurutnya, Terminal Poris ini menjadi primadona bagi masyarakat Tangerang. Terminal tersebut menjadi acuan warga jika hendak melakukan aktivitas menggunakan moda transportasi.
“Harusnya dapat perhatian khusus dari pemerintah,” tuturnya.

Hal senada diutarakan oleh penumpang lainnya yakni Ahmad (27). Dirinya mengaku risih berada di Terminal Poris.

“Panas banget, kegerahan. Banyak debu juga,” papar Ahmad bercucuran keringat.

Sedang dikelola

Kepala Humas Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Budi Rahardjo menjelaskan terkait terbengkalainya Terminal Poris tersebut.

“BPTJ mulai kelola Terminal Poris Plawad sejak tahun 2018. Sebelumnya dikelola oleh Pemkot Tangerang,” ujar Budi kepada Wartakotalive.com, Selasa (14/5/2019).

Menurutnya kondisi fisik Terminal Poris ketika diserah terima kelola ke BPTJ, keadaanya memang sudah memprihatinkan seperti itu.

“Upaya perbaikan secara terbatas sudah dilakukan BPTJ, namun memang tidak bisa menyentuh perbaikan-perbaikan besar karena status Terminal Poris dalam proses pengembangan akan menjadi kawasan TOD,” ucapnya.

Padahal Terminal Poris ini diproyeksikan akan dijadikan Transit Oriented Development (TOD) skala besar.

Nantinya terintegrasi dengan sejumlah trayek seperti ke arah Bandara Soekarno Hatta mau pun ke Jakarta.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor:
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved