Pilpres 2019

Andi Arief Minta Brimob dan TNI Tidak Tambah Ketegangan: Protes Mereka Harus Dikawal, Bukan Digebuk!

Andi Arief mengingatkan negara untuk mengawal laporan kecurangan yang diungkap BPN Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019.

Andi Arief Minta Brimob dan TNI Tidak Tambah Ketegangan: Protes Mereka Harus Dikawal, Bukan Digebuk!
Kompasiana
Andi Arief. 

Di hadapan wartawan, Eggi mempersilakan satu persatu kuasa hukumnya memberikan pernyataan terkait kasusnya dan penetapan dirinya sebagai tersangka.

Mereka intinya mengecam penetapan status tersangka Eggi dengan berbagai argumen.

Eggi menuturkan, ia mau melihat sampai dimana profesionalitas polisi dalam menangani kasusnya.

"Kita minta bapak polisi objektif karena anda sudah mengklaim profesional, modern, dan terpercaya. Jadi janganlah mengingkari jargonnya sendiri. Saya mau lihat nanti profesionalitasnya sampai dimana," kata Eggi di Mapolda Metro Jaya, Senin sore.

Eggi Sudjana berharap pemeriksaan atas dirinya berjalan lancar.

"Tapi kalau hari ini enggak ditahan, ya Alhamdulilah. Kalau ditahan ya ini berarti kriminalisasi terjadi. Artinya polisi tidak profesional, tidak modern dan tidak terpercaya," kata Eggi.

Menurut Eggi Sudjana, Presiden Jokowi bisa memerintahkan Kapolri untuk tidak menahan dirinya dalam kasus ini jika Jokowi siap berdemokrasi.

"Terkait saya, Jokowi bisa perintahkan kepada Kapolri untuk tidak menahan saya. Itu kalau dia berdemokrasi dengan baik," kata Eggi di Mapolda Metro Jaya sesaat sebelum menjalani pemeriksaan, Senin (13/5/2019).

"Jadi jangan pakai alasan itu tidak boleh karena intervensi. Anda jangan lupa, Anda itu pemimpin di negeri ini. Anda itu pimpinan Kapolri, TNI dan semua angkatan perang. Semua bisa diperintah. Jadi intervensi itu nggak ada. Itu adalah instruksi," papar Eggi.

Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved