Pilpres 2019

Terkejut Dituduh Perekam Video Penggal Kepala Presiden, Guru Ini Khawatir Jadi Sasaran Kemarahan

Kasus ancaman pemenggalan kepala Presiden oleh HS yang viral di media sosial, menyeret nama seorang guru di Sukabumi.

Terkejut Dituduh Perekam Video Penggal Kepala Presiden, Guru Ini Khawatir Jadi Sasaran Kemarahan
Aditya Rohman/Antaranews
Guru SDN Citamiang 1 Kota Sukabumi Agnes Kusumahandari (tengah) yang dituduh oleh netizen sebagai perekam video pemuda yang mengancam Presiden RI Jokowi saat memberikan klarifikasi didampingi Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo Condro (kiri) di Mapolres Sukabumi Kota, Jabar. 

Kasus ancaman pemenggalan kepala Presiden oleh HS yang viral di media sosial, menyeret nama seorang guru di Sukabumi.

GURU SD tersebut, yaitu Agnes Kusumahandari, dituding sebagai perekam video yang kemudian memviralkan ke media sosial oleh warganet.

Tentu saja Agnes terkejut, karena pada hari yang sama dia mengajar di Sukabumi dan siangnya berbelanja di sebuah supermarket di Sukabumi.

Guru SDN Citamiang 1 Kota Sukabumi, Jawa Barat, Agnes Kusumahandari yang dituduh oknum netizen khawatir menjadi sasaran kemarahan warganet.

Foto Agnes dicatut sebagai wanita perekam video seorang pemuda yang mengancam akan memenggal Presiden RI Joko Widodo.

"Saya terkejut foto saya menjadi viral dan dituduh sebagai wanita yang merekam ujaran ancaman yang dilakukan seorang pemuda saat unjuk rasa di depan Kantor Bawaslu Pusat di Jakarta.

Perbedaan Kasus Ancam Presiden Jokowi, Antara RJ Remaja yang Bercanda dan HS yang Sedang Berdemo

Sehelai Rambut Nabi Muhammad SAW Ternyata Dijaga 100 Pasukan Khusus dan Dikawal 7 Pesawat Tempur

Pria Tua Dipolisi karena Buat Sayembara Rp 1 Milliar Bagi Pemenggal Kepala Ahok

Karena saat kejadian atau pada Jumat (10/5/2019) saya berada di Sukabumi untuk mengajar dan dibuktikan pada saat itu saya berbelanja di pasar modern Sukabumi dan struk pembayaran masih ada," kata Agnes di Sukabumi, Senin (13/5/2019).

Menurut warga Perumahan Babakan Permai, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, wanita yang ada di video itu dipastikan bukan dirinya.

Pasalnya, pada saat aksi unjuk rasa di Bawaslu Pusat, ia masuk sekolah seperti biasa untuk mengajar anak didiknya.

Halaman
1234
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved