PSN Ngada Minta Satgas Antimafia Bola Usut Kasus Sekjen PSSI

Satgas Antimafia Bola meminta Sekretaris Jenderal atau Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria diperiksa.

PSN Ngada Minta Satgas Antimafia Bola Usut Kasus Sekjen PSSI
PSSI.org
Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria 

Satuan Tugas atau Satgas Antimafia Bola Polri diminta mendalami dugaan keterlibatan Sekretaris Jenderal atau Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria dalam kasus dugaan pengaturan skor.

Kasus dugaan pengaturan skor yang dimaksud terjadi pada final antara PSN Ngada versus Perse Ende di Lapangan Marilonga, Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), 9 Agustus 2017 silam.

"Satgas Antimafia Bola agar turun tangan mendalami semua yang diduga terlibat, termasuk Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI (Ratu Tisha Destria)," kata manajer PSN Ngada, Bernard Ferdinad Burah di Jakarta.

Pertandingan final Liga 3 Indonesia Putaran Provinsi yang mempertemukan PSN Ngada versus Perse Ende, lanjut Ferdinand, berakhir dengan skor 0-1.

Namun, ia mensinyalir pertandingan itu sengaja dihentikan wasit pada menit ke-59 karena terjadi kericuhan.

"Kami menduga kericuhan itu sudah dikondisikan sebelumnya, sehingga pada menit ke-59 pertandingan dihentikan saat posisi PSN Ngada tertinggal 0-1," ucapnya.

Ferdinand menilai Kasus tersebut sudah dilaporkan ke PSSI seminggu kemudian.

Yang menerima laporan saat itu adalah Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria.

PSN Ngada pun mengajukan dua tuntutan kepada Ratu Tisha. Pertama, dilakukan pertandingan ulang. Kedua, Perse Ende didiskualifikasi karena diduga memalsukan umur tiga pemainnya.

Mantan Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono (kiri) jalani sidang perdana kasus dugaan penghilangan barang bukti pengaturan skor di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (6/5/2019).
Mantan Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono (kiri) jalani sidang perdana kasus dugaan penghilangan barang bukti pengaturan skor di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (6/5/2019). (Warta Kota/Adhy Kelana)

"Dalam pertemuan itu, Sekjen PSSI berjanji untuk menyelesaikan kasus ini dalam waktu seminggu. Setelah ditunggu, janji itu tinggal janji. Saat dihubungi untuk ditagih janjinya, baik Sekjen PSSI maupun stafnya tak pernah merespons," ucapnya.

VIDEO: Liga 1 2019 Resmi Dimulai, Marketplace Shoppe Seponsor Utama

Anggota DPD Ini Bersumpah Seret Wiranto dan Prabowo ke Penjara

TERBARU, Hasil Otopsi Mutilasi Kasir Indomaret Korban Disiksa Baru Dibunuh

Halaman
12
Editor: Eko Priyono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved