Berita Video

VIDEO: Gubernur Anies Datangi Korban Kebakaran Kampungbandan, Akan Bicara dengan PT KAI

"Penanganan emergency sudah dilakukan sekarang kita memastikan api sudah padam dan warga tinggal di shelter tanpa ada gangguan

Gubernur DKIJakarta Anies Baswedan mendatangi lokasi kebakaran di Kampung Bandan, Pademangan Jakarta Utara, Minggu (12/5). Dengan mengenakan seragam dinas Anies tinjau lokasi pengungsian warga.

Dalam kesempatan tersebut Anies nampak menyapa beberapa warga ditenda pengungsian, bahkan kehadiran orang nomor satu di DKI juga diharapkan dapat membantu proses pembangunan wilayah yang terdampak kebakaran.

"Ditempat ini lebih dari 450 rumah dan lebih dari 350 warga, sebenarnya warga disini ada 1,500 tapi mereka kost ditempat ini. Dan pemerintah hadir sejak tadi malam untuk mendirikan tenda pengungsian kemudian tim kesehatan," kata Anies, Minggu (15/5/2019).

Dikatakan Anies hingga saat ini masih dilakukan pendataan terhadap beberapa warga yang terdampak, karena masih ada beberapa warga yang belum dilakukan pendataan. Selain itu beberapa perlengkapan sekolah juga sudah mulai didistribusikan ke lokasi pengungsian.

"Penanganan emergency sudah dilakukan sekarang kita memastikan api sudah padam dan warga tinggal di shelter tanpa ada gangguan, sambil kita bersihkan nanti dan kita tata ulang," ucapnya.

Untuk kelanjutan pemukiman Kampung Bandan yang terdampak kebakaran, pihaknya mengaku akan melakukan pertemuan dengan PT. KAI, dimana PT. KAI sebagian diantaranya memiliki lahan yang kini dijadikan pemukiman warga.

"Nanti kita akan berbica mungkin senin atau selasa berbicara dengan KAI yang secara resmi memiliki banyak lahan di lokasi ini untuk melihat detail situasi dan rencana kedepannya baru dari situ kita akan lakukan langkah-langkahnya," katanya.

Menurut Anies bagi warga yang kehilangan dokumen-dokumen penting harap segera melaporkan, karena beberapa dokumen seperti KTP, Buku nikah ada penggantinya secara resmi.

"Kita sudah siapkan begitu mereka lapor, akan kami siapkan penggantinya. Karena itu penting sekali, tadi saya mampir 'sudah lapor belum' maksud lapor ini bukan apa-apa tapi supaya pemerintah menyiapkan dokumen penggantinya," ucapnya. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved