Pemilu 2019

Rapat Pleno Rekapitulasi Selesai, Pimpinan Ponpes Tertua di Cibarusah Bekasi Apresiasi Kerja KPU

Proses pleno rekapitulasi suara pemilu 2019 di Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi telah selesai, proses rekapitulasi berjalan lancar dan kondusif.

Rapat Pleno Rekapitulasi Selesai, Pimpinan Ponpes Tertua di Cibarusah Bekasi Apresiasi Kerja KPU
Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Bagiyatussholihat, di Kp Cobogo Desa Sinda Mulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, KH R Jamaluddin Nawawi. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Muhammad Azzam

BEKASI, WARTAKOTALIVE.COM -- Proses pleno rekapitulasi suara pemilu 2019 di Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi telah selesai, proses rekapitulasi berjalan lancar dan kondusif.

Atas hal tersebut, Pimpinan Pondok Pesantren Al Bagiyatussholihat, di Kp Cobogo Desa Sinda Mulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, KH R Jamaluddin Nawawi mengucapkan
selamat atas suksesnya rapat pleno rekapitulasi perolehan suara Pemilu 2019.

"Alhamdulillah proses rekapitulasi selesaI, ini proses akhir di tingkat kecamatan, setelah melewati proses pemungutan suara Rabu 17 April 2019 lalu. Semua tuntas aman, lancar, jujur, adil dan demokratis. Semua proses itu dihadiri para saksi-saksi dan Panwascam," katanya di Bekasi, Minggu (12/5/2019).

Sebagai toko agama dan anak pendiri ponpes tertua di Bekasi, R Jamaluddin juga mengapresiasi kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) serta para toko agama dan tokoh masyarakat Cibarusah, atas kerja kerasnya dalam penyelenggaraan Pemilu seremtak tahun 2019 ini.

"Sebagai tokoh masyarakat ucapan apresiasi perlu saya sampaikan, karena Pemilu serentak ini pekerjaan berat melelahkan dan penuh tanggungjawab. Tapi semua itu dijalankan dengan baik oleh para penyelenggara pemilu, termasuk Polri dan TNI yang terus mengamankan proses itu agar berjalan aman dan lacar," ujarnya.

Masih banyak tahapan yang dilalui sebelum diumumkannya hasil akhir dari KPU RI, untuk itu ia meminta agar semua pihak bersabar dan jangan melakukan suatu hal yang menganggu keamanan dan merusak persatuan.

"Saya berharap sangat kita bersabar menunggu hasil keputusan akhir dari KPU RI, siapapun yang terpilih menjadi presiden dan wakil presiden, kita sebagai warga negara yang baik untuk mengikuti dan mentaatinya. Tetap jaga keamanan dan tali persaudaraan," paparnya.

Untuk diketahui, KH R Jamaluddin Nawawi merupakan putra KH Raden Ma'mun Nawawi, yakni pendiri Ponpes Al Bagiyatussholihat.

Ponpes itu telah berdiri sejak masa penjajahan Belanda atau tepatnya tahun 1938. KH Raden Ma'mun Nawawi dikenal sebagai ulama pejuang 'Hisbullah Fisabililah' wilayah Bekasi.

Ia tak hanya dikenal di Bekasi tetapi dikenal juga di tingkat nasional. (MAZ)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved