Belum Bisa Dilelang Lantaran Sistem ULP Eror, Jadwal Pengerjaan Perbaikan Jalan Raya Babelan Mundur

“Proses lelang sudah kami ajukan beberapa bulan lalu. Tapi system di ULP down, dan tidak bisa digunakan selama tiga minggu.

Belum Bisa Dilelang Lantaran Sistem ULP Eror, Jadwal Pengerjaan Perbaikan Jalan Raya Babelan Mundur
Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Kondisi Jalan Raya Babelan, Kabupaten Bekasi mengalami rusak parah. 

Di awal Februari 2019 lalu, perbaikan Jalan Raya Babelan, Kabupaten Bekasi, telah dianggarkan dananya senilai Rp 18 miliar. Namun, hingga saat jalan rusak tersebut tak kunjung diperbaiki.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Iman Nugraha, mengungkapkan, pelaksanaan perbaikan mundur dari waktu yang sudah ditentutukan dikarenakan adanya system di Unit Lelang Pengadaan (ULP) yang down. Sehingga sistem tidak bisa digunakan dan proses lelang pun tidak bisa berjalan..

“Proses lelang sudah kami ajukan sejak beberapa bulan lalu. Tapi system di ULP Down, dan tidak bisa digunakan selama tiga minggu. Jadi proses lelang belum bisa berjalan,” ujar Iman, Minggu (12/5/2019) kepada Wartakotalive.com.

Ia menjelaskan proses lelang yang seharusnya selesai April 2019, terpaksa mundur akibat sistem ULP yang error tersebut.

“Saat ini sistem ULP nya sudah mulai bisa digunakan. Kita akan tempuh proses lelang kembali yang kemarin sempat terhambat. Kami mohon maaf, kami akan maksimalkan agar bisa trealisasi secepatnya, mudah-mudahan bisa terealisasi usai lebaran,” ungkapnya.

Kondisi Jalan Raya Babelan, Kabupaten Bekasi mengalami rusak parah. Kondisi itu sangat dikeluhkan pengendara maupun warga setempat. Pasalnya, kondisi jalan rusak itu sudah terjadi bertahun-tahun.

Retak dan berlubang

Kondisi rusak di Jalan Bebelan itu hampir terjadi sepanjang jalan raya tersebut. Tetapi titik lokasi rusak terparah berada di Desa Kebalen atau jalan perbatasan dengan Kota Bekasi, di Desa Babelan Kota dekat kantor Kecamatan Babelan dan Pasar Babelan dan Desa Kedung Pengawas sebelum pertigaan Kedaung atau arah Cabang Bungin maupun Muara Gembong.

Jalan Raya Babelan yang dibangun dari beton itu berlubang dan mengalami retak. Bahkan sejumlah besi kontruksi jalan sudah muncul terlihat.

Setiadi (52), warga Babelan mengaku kesal kondisi jalan rusak di Babelan tak kunjung diperbaiki pemerintah setempat.

“Ini sudah lama, sudah bertahun tahun. Saya aja pindah ke Babelan tahun 2012 jalanan sudah rusak begini dan makin parah,” ujarnya kepada Wartakota.

Setiadi mengaku heran pemerintah setempat seolah-olah membiarkan begitu saja jalan rusak tersebut.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor:
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved