Polisi Periksa Rekaman Video Permadi yang Serukan Revolusi, Bakal Jadi Tersangka?

POLISI sedang memeriksa konten video politikus Partai Gerindra Permadi saat menyerukan revolusi.

Polisi Periksa Rekaman Video Permadi yang Serukan Revolusi, Bakal Jadi Tersangka?
WARTA KOTA/ANGGIE LIANDA PUTRI
Politikus Partai Gerindra Permadi Satrio Wiwoho mendatangi Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, untuk mendengar sidang pembacaan tuntutan kterhadap terdakwa kasus korupsi KTP elektronik Setya Novanto, Kamis (29/3/2018). 

POLISI sedang memeriksa konten video politikus Partai Gerindra Permadi saat menyerukan revolusi.

Permadi dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas seruan revolusi dalam sebuah rekaman video.

"Ya kita saat ini sedang mengecek laporan itu, termasuk mengecek rekaman video (saat Permadi menyerukan revolusi)," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Jumat (10/5/2019).

Kivlan Zen Bantah Hendak ke Brunei, Katanya Cuma Ada Pekerjaan dan Jenguk Saudara Sakit di Batam

Argo Yuwono masih enggan menjabarkan lebih detail terkait kasus tersebut. Dirinya menegaskan jika saat ini laporan itu sudah masuk.

"Ya memang sudah ada yang buat laporan ke Polda Metro, ya kita selidiki," katanya.

Permadi diadukan oleh seorang pengacara bernama Fajri Safi'i ke Polda Metro Jaya. Aduan Fajri itu dimasukkan ke dalam laporan model A, sehingga Fajri tidak memiliki nomor laporan polisi.

BREAKING NEWS: Kivlan Zen Laporkan Balik Pelapornya ke Bareskrim

Selain Fajri, ada juga masyarakat bernama Stefanus Asat Gusma dan Josua Viktor sebagai Ketua Yayasan Bantuan Hukum Kemandirian Jakarta, yang juga melaporkan Permadi ke Polda Metro Jaya.

Berikut ini transkrip lengkap ucapan Permadi yang dilaporkan tersebut, ditranskrip Wartakotalive.com dari video yang banyak beredar di YouTube:

"Bung Karno juga berpesan, perjuanganku lebih ringan daripada perjuangan kalian kelak.

Imigrasi Cabut Surat Cegah, Kivlan Zen Kini Bebas ke Luar Negeri

Karena perjuanganku melawan neokolim yang jelas-jelas penjajah, kulitnya putih, bahasanya Belanda, dan lain sebagainya.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved