Pilpres 2019

Kubu Prabowo Subianto - Sandiaga Uno Terus Munculkan Polemik, Picu Pecahnya Koalisi 02

Lembaga survei Charta Politia membeberkan pendapatnya soal alasan mengapa koalisi 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bisa terpecah.

Kubu Prabowo Subianto - Sandiaga Uno Terus Munculkan Polemik, Picu Pecahnya Koalisi 02
Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno, Koordinator Juru Bicara BPN Dahnil Anzar Simanjuntak dan pengasuh Pondok Pesantren Al-Farros, KH Irfan Yusuf , saat menggelar konferensi pers di di media center Prabowo-Sandiaga, jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Kamis (1/11/2018).(KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO) 

Dikabarkan koalisi 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pecah. Berikut Ini penjelasannya

Lembaga survei Charta Politia membeberkan pendapatnya soal alasan mengapa koalisi 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bisa terpecah.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Eksekutif lembaga survei Charta Politica Yunarto Wijaya saat menjadi narasumber di program Kompas Petang KompasTV, Kamis (9/5/2019).

Dalam pemaparannya, Yunarto menilai, yang menjadi alasan adalah sikap-sikap kubu Prabowo-Sandi yang terus memunculkan polemik.

"Sikap-sikap keras dari sebagian kubu Pak Prabowo yang kemudian mengatakan bahwa hasil KPU pasti memenangkan Pak Prabowo, bahwa hasil akan berbeda dengan quick count, bahwa kemudian harus dilakukan people power dan segala macem itu," kata Yunarto.

Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya (kiri) memberikan pemaparan rilis survei nasional (2000 responen) bertema
Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya (kiri) memberikan pemaparan rilis survei nasional (2000 responen) bertema "Peta Elektoral Terkini Pileg dan Pilpres 2019" di kantor Charta Politika Indonesia, Jakarta, Rabu (16/1). Rilis survei membahas selisih elektabilitas jelang debat perdana pilpres dan partai politik yang lolos serta daerah pemiihan yang menjadi lumbung masing-masing pasangan. (Warta Kota/Adhy Kelana)

Rapat Pleno Rekapitulasi Jakarta Timur, Prabowo-Sandiaga Unggul di 4 Kecamatan

Yunarto menjelaskan, hal tersebutlah yang kemudian menjadikan koalisi 02 retak.

"Pada akhirnya malah memajukan keretakan koalisi," ujar dia.

Yunarto menilai, jika hal-hal tersebut tidak terjadi, maka keretakan-keretakan di koalisi itu kemungkinan baru akan muncul pada saat KPU mengumumkan hasil rekapitulasi suara di 22 Mei 2019 mendatang.

"Yang seharusnya mungkin baru akan muncul, itupun mungkin, pada 22 mei atau setelahnya. Tetapi sikap yang mungkin memancing polemik ini membuat sebagian partai berpikir," ungkap dia.

Gerindra Usir Demokrat Keluar dari Koalisi Adil Makmur, Katanya Elite dan Ketumnya Kayak Undur-undur

"Kalau saya ikut dalam kekisruhan ini, mungkin ada resiko yang saya harus tanggung," lanjut Yunarto, menjelaskan kemungkinan pemikiran partai koalisi.

Halaman
1234
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved