Isu Makar

Kivlan Zen Merasa Dikejar-kejar Seperti Penjahat

PITRA Romadoni, kuasa hukum Kivlan Zen mengungkapkan, kliennya merasa kecewa atas sikap polisi di Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (10/5/2019) malam.

Kivlan Zen Merasa Dikejar-kejar Seperti Penjahat
Wartakotalive.com/Adhy Kelana
Kivlan Zen didampingi pengacara Eggi Sudjana memberikan orasi saat demo di depan Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat, Kamis (9/5/2019). 

PITRA Romadoni, kuasa hukum Kivlan Zen mengungkapkan, kliennya merasa kecewa atas sikap polisi di Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (10/5/2019) malam.

Dirinya meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian mendengar keluhan kliennya.

"Klien saya mengeluh dan keberatan. Ini harus saya sampaikan walaupun ini pahit didengar Pak Kapolri dan kepolisian," ujar Pitra Romadoni di Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (11/5/2019).

Tak Cuma Air, Anies Baswedan Sebut Bogor Juga Kirim Sampah ke Jakarta

"Bahwasanya Kivlan Zen merasa keberatan dan kecewa akibat oknum kepolisian yang datang menjumpai beliau. Bahkan, Kivlan menyatakan dikejar-dikejar layaknya seorang penjahat," sambungnya.

Menurut Pitra Romadoni, tindakan yang dilakukan oleh oknum kepolisian tidak mencerminkan profesionalitas dari anggota Polri.

Lebih jauh, Pitra Romadoni mengungkapkan bahwa kliennya merasa tertekan karena dibuntuti oleh pihak kepolisian.

Eggi Sudjana: Kalau Betul-betul Makar, Mestinya Saya Langsung Ditangkap, Tidak Perlu Laporan Polisi

"Yang jelas dia merasa saat ini tidak aman. Ataupun dia merasa tertekan tidak nyaman dengan tindakan itu," beber Pitra Romadoni.

Sebelumnya diberitakan Wartakotalive.com, pencegahan terhadap Kivlan Zen agar tak bepergian keluar negeri, telah dicabut oleh Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, atas permintaan pihak kepolisian.

Kasubag Humas Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Sam Fernando mengatakan, surat permohonan pencabutan telah dilayangkan ke pihaknya sejak pukul 03:00 WIB dini hari tadi.

Fakta-fakta Penggerebekan Terduga Teroris Bekasi, Simpan Bahan Peledak di Loker dan Punya PIN ISIS

"Tadi pagi jam 3 pagi dikeluarin surat cekalnya dicabut. Sudah diterima oleh imigrasi dan dicabut imigrasi," ungkap Sam saat dikonfirmasi, Sabtu (11/5/2019).

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved