Selasa, 21 April 2026

Bekasi Bakal Mengerahkan Enam Bus untuk Keperluan Mudik Gratis

Sebanyak enam bus yang akan dikerahkan itu merupakan bantuan dari Kementerian Perhubungan yang diterimanya di Provinsi Jawa Barat

Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
Warta Kota/Nur Ichsan
Ilustrasi kegiatan mudik gratis. 

Pemerintah Kota Bekasi berencana mengakomodir 200 warga yang masuk dalam daftar tunggu (waiting list) mudik gratis yang diadakan Pemprov Jawa Barat dan Kementerian Perhubungan di wilayah setempat.

Daerah berjuluk Kota Patriot ini berencana akan mengerahkan enam bus dengan kapasitas 35 orang setiap unitnya untuk melayani 200 warga tersebut.

"Kalau 200 cukup enam mobil, tapi begitu kita buka jangan tiba-tiba bertambah jadi 3.000 (orang). Nanti saya akan koordinasi dengan Dishub," kata Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi pada Sabtu (11/5/2019).

Rahmat mengatatakan, enam bus yang akan dikerahkan itu merupakan bantuan dari Kementerian Perhubungan yang diterimanya di Provinsi Jawa Barat, akhir tahun 2018 lalu.

Saat itu, Kota Bekasi mendapat 21 unit bus hibah dari Kementerian Perhubungan yang akan dioperasikan untuk Trans Patriot milik Kota Bekasi.

Karena itu, kata dia, mobil yang diperoleh dari negara itu wajib digunakan oleh rakyat apalagi mereka telah membayar pajak demi pembangunan Indonesia.

"Kalau cuma antar ke daerah Tegal saja, kita mampu bawa (kerahkan) mobil. Yah sekarang warga butuh dan ada mobil yang nggak jalan, paling kita hanya menyediakan solar dan sopirnya saja."

"Hanya, mungkin kita cuma bisa antar sampai wilayah Jawa Tengah saja, tidak Jawa Timur," ujar Rahmat.

Menurut Rahmat, tahun ini, Pemerintah Kota Bekasi memang tidak menganggarkan kegiatan mudik gratis karena terbentur persoalan anggaran.

Hingga kini, Pemerintah Kota Bekasi masih melakukan rasionalisasi anggaran menyusul tidak maksimalnya penyerapan pendapatan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018 lalu.

Meski demikian, Pemerintah Kota Bekasi tetap menyiapkan kegiatan mudik gratis dengan menggandeng Provinsi Jawa Barat dan Kementerian Perhubungan, tapi menyiapkan pelaksanaan kegiatan tersebut.

"Kalau masih ada yang waiting list yah tentu saja ada, karena dengan 120-300 bus pun juga warga Kota Bekasi kan ada 2,7 juta jiwa."

"Apalagi yang 60 persen perumpamannya pulang kampung ke Jawa itu, perlu bus yang lebih banyak lagi," imbuhnya.

Seperti diberitakan, Dinas Perhubungan Kota Bekasi mencatat ada 200 warga setempat yang masuk dalam daftar tunggu (waiting list) mudik gratis.

Padahal kuota 5.280 kursi bus dari Provinsi Jawa Barat dan Kementerian Perhubungan di wilayah setempat telah habis sejak April 2019 lalu.

"Mereka yang masuk waiting list karena mendaftar ketika tiket sudah habis saat pendaftaran kami buka di kantor dinas," kata Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi Deded Kusmayadi pada Kamis (9/5/2019).

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved