Permadi Dipolisikan, BPN: Jangan Sampai Terindikasi Kriminalisasi Agar Pendukung Prabowo Ciut Nyali

ANDRE Rosiade, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, angkat bicara terkait dipolisikannya politikus Partai Gerindra Permadi.

Permadi Dipolisikan, BPN: Jangan Sampai Terindikasi Kriminalisasi Agar Pendukung Prabowo Ciut Nyali
(KOMPAS.com/Devina Halim)
Wakil Sekjen Partai Gerindra Andre Rosiade saat menemui wartawan setelah acara diskusi di Gedung KOMINFO, Jakarta Pusat, Selasa (14/8/2018). 

ANDRE Rosiade, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, angkat bicara terkait dipolisikannya politikus Partai Gerindra Permadi.

Menurut Andre Rosiade, dipolisikannya Permadi menambah deretan pendukung Prabowo-Sandi yang berurusan dengan hukum.

"Ini merupakan laporan sekian kali yang diterima pendukung Pak Prabowo," ujar Andre Rosiade kepada Tribunnews, Jumat (10/5/2019).

Prabowo Minta Ratusan Petugas KPPS yang Meninggal Divisum, KPU Nilai Tak Hargai Perasaan Keluarga

"Kemarin ini Ustaz Bachtiar Nasir, lalu Bang Eggi Sudjana, lanjut ke Bang Kivlan Zen, lalu Ustaz Haikal Hasan, sekarang Pak Permadi, tentu ini benar-benar luar biasa," sambungnya.

Menurut Andre Rosiade, perlakuan polisi sangat berbeda apabila menyangkut kubu oposisi. Polisi, katanya, sangat cepat menindaklanjuti setiap laporan.

"Kalau yang menyangkut kubu pendukung Pak Jokowi terindikasi begitu lambat, bahkan patut diduga jalan di tempat," katanya.

Prabowo: Bachtiar Nasir Tidak Salah Sama Sekali, Ini Kriminalisasi Ulama

Ia berharap kepolisian memberikan proses hukum yang adil dan transparan kepada tokoh-tokoh pendukung Prabowo.

Jangan sampai kemudian, muncul kesan adanya kriminalisasi yang bertujuan untuk membuat pendukung Prabowo-Sandi ciut.

"Jangan sampai ini terindikasi semacam kriminalisasi kepada pendukung Pak Prabowo, agar para pendukung Pak Prabowo menjadi ciut nyalinya untuk kritis kepada pemerintah maupun kepada kecurangan yang terjadi dalam pemilu ini," paparnya.

Ternyata Bachtiar Nasir Sudah Jadi Tersangka Sejak Awal 2018, Ini Dua Alat Bukti yang Menjeratnya

Sebelumnya, politikus Partai Gerindra Permadi dilaporkan oleh seorang pengacara, Fajri Safi'i, ke Polda Metro Jaya.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved