Berita Video

VIDEO: Kerjasama dengan DEA, Polres Jakarta Barat Ungkap Sindikat Sabu Amerika Serikat

16 kilogaram sabu yang dikemas dalam bungkus kopi serta dua Warga Negara Asing asal China dan dua Warga Negara Indonesia.

Sat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat bersama Bea Cukai, dan Drug Enforcement Administration (DEA) United Staste mengagalkan penyelundupan narkotika jaringan international yang akan masuk ke Indonesia.

Dari pengungkapan itu diamankan barang bukti 16 kilogaram sabu yang dikemas dalam bungkus kopi serta dua Warga Negara Asing asal China dan dua Warga Negara Indonesia.

Ke empat tersangka yaitu, Li Xiufen, Cui Ming, Dasuki dan Budi memiliki peran untuk mengambil barang dan serta mengawasi barang sebelum barang tersebut dibawa ke pembeli.

VIDEO: Hendropriyono Sebut Warga Keturunan Arab Provokasi, Prabowo Bilang Rasial dan Adu Domba

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan pengungkapan ini berawal adanya kecurigaan informasi dari Bea Cukai Bandara atas masuknya sejumlah narkoba jenis sabu yang akan diedarkan di Jakarta khususnya Jakarta Barat.

"Pada tanggal 11 April 2019 melalui teknik control delivery kita berhasil mengungkap sabu sejumlah 6 kilo, kemudian tanggal 30 April kita lakukan penangkapan yang kedua, kita berhasil menyita 10 kilo sabu," kata Kombes Pol Hengki Haryadi, Kamis (9/5/2019).

VIDEO: Konser Backstreet Boys Digelar di Kemayoran 26 Oktober

Dari penangkapan itu diamankan empat orang tersangka, dua diantaranya warga negara asing
yang khusus datang dari china. Keduanya ditugaskan untuk memastikan barang tersebut sampai di Jakarta dalam kondisi baik.

Dikatakan Hengki, dari pengungkapan itu pihaknya mendapati ada pengiriman paket kembali via bandara yang akan masuk di Jakarta. Tak mau kecolongan, pihaknya berkomunikasi dengan Drug Enforcement Administration (DEA) United States.

"Di Los Angeles sana berhasil diamankan 12 kilo sabu yang akan dikirim ke Jakarta sehingga dari rangkaian kasus ini kita berhasil mengamankan sejumlah 28 kilogram sabu yang berasal dari Amerika," katanya.

Menurut Hengki pihaknya dan jajaran Polres Metro Jakarta Barat selalu melakukan langkah peentif strike bagaimana mengungkap barang tersebut sebelum masuk ke Jakarta. Karena jika barang tersebut sudah beredar di Jakarta justru akan menyulitkan pengungkapan.

Polres Metro Jakarta Barat, Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta, dan DEA United States menunjukan sejumlah barang hasil pengungkapan sabu jaringan Internasional.
Polres Metro Jakarta Barat, Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta, dan DEA United States menunjukan sejumlah barang hasil pengungkapan sabu jaringan Internasional. (Warta Kota)

Perketat Pengawasan
Kepala Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta, E.Situmorang mengatakan pihaknya akan melakukan pengawasan ketat terhadap beberapa barang khususnya Amerika.

Karena menurutnya kecenderungan barang dari Amerika tidak ditemukan barang mencurigakan, bahkan ini baru pertama kalinya terjadi.

Polres Metro Jakarta Barat, Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta, dan DEA United States menunjukan sejumlah barang hasil pengungkapan sabu jaringan Internasional.
Polres Metro Jakarta Barat, Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta, dan DEA United States menunjukan sejumlah barang hasil pengungkapan sabu jaringan Internasional. (Warta Kota)

"Atas hal ini kami akan lebih aware atas kaitan barang dari Amerika karena biasanya barang seperti ini datang dari Malaysia, China, Nigeria, meski begitu buka berarti kita melemahkan pengawasan hanya saja barang dari Amerika biasa tidak ada barang beresiko," kata E.Situmorang.

Dikatakan E.Situmorang, jika pengungkapan ini pelaku mengemas barang tersebut mengunakan bungkus kopi, tentu hal itu sebagai bentuk kamuflase saat dilakukan pemeriksaan petugas.

"Jadi semuanya ini ditutupi, bahkan di dokumennya dituliskan kopi, jadi mereka berharap kita tidak bisa mendeteksi ketika kita lakukan pengawasan, tapi dengan kerjasama ini kami bisa mengungkapnya," ucapnya. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved