Trump Berkicau di Twitter, Keuntungan Perusahaan Anjlok Hingga Rp 18,6 Triliun

Trump Berkicau di Twitter, Keuntungan Perusahaan Anjlok Hingga Rp 18,6 Triliun.

Trump Berkicau di Twitter, Keuntungan Perusahaan Anjlok Hingga Rp 18,6 Triliun
thinkstockphotos
Ilustrasi. Ternyata ucapan Presiden AS Donald Trump mampu membuat rugi perusahaan hingga miliaran dollar AS. 

Pasar saham di seluruh dunia diguncang oleh cuitan Trump pada Minggu (5/5/2019) yang menyatakan akan menaikkan tarif barang-barang China.

Mengingat penurunan yang besar di pasar saham, beberapa investor jelas melakukan reposisi.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Ternyata ucapan Presiden AS Donald Trump mampu membuat rugi perusahaan hingga miliaran dollar AS.

Trump memang dikenal aktif berkicau di Twitter mengenai kebijakan negara, termasuk soal tarif yang akan dikenakan China sehingga meningkatkan tensi perang dagang.

Apa yang di-cuitkan di Twitter berefek besar terhadap pergerakan pasar saham global.

Tanggapan Warren Buffett soal Perang Dagang Antara Amerika Serikat dan China

Perang Dagang, China Dianggap Ingkar Janji: Trump Ngotot Tarif Impor dari China Naik

Setidaknya, ada 102 kata cuitan Trump yang mampu menghapus keuntungan sekitar 1,3 miliar dollar AS atau setara Rp 18,6 triliun di pasar saham global pekan ini.

Mengutip Bloomberg yang dilansir Kontan, pasar saham di seluruh dunia diguncang oleh cuitan Trump pada Minggu (5/5/2019) yang menyatakan akan menaikkan tarif barang-barang China.

Tidak hanya memicu kerugian di pasar modal, tetapi juga mendatangkan volatilitas dengan Cboe Volatility Index naik 50 persen dalam dua hari untuk menembus 20 untuk pertama kalinya sejak Januari.

Amerika Serikat Keras ke Iran, Iran Bakal Mundur dari Perjanjian Nuklir

Soal Perjanjian Nuklir, Iran Bakal Melakukan Pengayaan Uranium Dalam Jumlah Besar

Risiko seputar hubungan dagang antara AS-China yang sebelumnya sudah hilang dari fokus investor hingga pekan lalu, akhirnya kembali datang.

Sebelumnya, dalam beberapa pekan terakhir pasar saham sudah mulai percaya dengan beberapa sentimen positif seperti optimistis perundingan dagang yang berjalan baik, pernyataan bank sentral utama yang dovish dan laporan kinerja kuartal I-2019 emiten-emiten di AS yang lebih baik.

Halaman
123
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved