Aksi Terorisme

Tetangga: Terduga Teroris Rafli Pemilik Konter HP Dikenal Tertutup dan Jarang Sosialisasi

Tetangga: Terduga Teroris Rafli Pemilik Konter HP Dikenal Tertutup dan Jarang Sosialisasi

Tetangga: Terduga Teroris Rafli Pemilik Konter HP Dikenal Tertutup dan Jarang Sosialisasi
Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Suasana lokasi penggeledahan gerai ponsel Wanky Cell, Jalan Muchtar Tabrani, Kelurahan Perwira, Bekasi Utara, pagi ini Kamis (9/5/2019). 

Terduga teroris EYW alias Rafli dikenal tertutup dan jarang bersosialisasi dengan warga.

Diketahui, EYW alias Rafli  merupakan pemilik dari Toko Handphone Wanky Cell di Bekasi Utara tersebut, yang pada kemarin dilakukan penggeledahan dan ditemukan bom pipa dan sejumlah bahan peledak.

Rafli  mengontrak rumah bersama istrinya berinisial CDHN di Kavling Barokah gang Makmur 1, Nomor 12 RT 07 RW 14, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

"Dia tinggal 8 bulanan, saya sama dia hanya say hello saja, engga pernah ngobrol kalau diajak ngobrol kayak menghindar. Tertutuplah jarang sosialisasi," kata Rahmat (48) tetangga Rafli saat ditemui Wartakota, Kamis (9/5/2019).

Rahmat yang tinggal persis di depan rumah Rafli mengungkapkan dirinya bahkan tidak tahu, kapan Rafli keluar rumah maupun datang ke rumah.

"Dia kan usaha berdagang ya, tapi saya datang jam berapa engga tahu pulangnya juga tahum Pokoknya serba engga jelas," ungkapnya.

Rahmat yang telah tinggal selama 3 tahun di wilayah tersebut, juga sempat aneh dengan prilaku Rafli yang selalu menghindar jika diajak berbicara atau kumpul bersama warga.

"Selama ini aja saya engga pernah main masuk ke rumahnya. Tertutup gitu, masa mau main masuk aja. Saya pernah coba undang acara anak Aqiqah di rumah, dia awalnya ngomong mau datang, tapi malah batal engga mau datang. Engga mau kelihatan atau di foto-foto warga kali ya," jelasnya.

Rahmat (48) tetangga Eky terduga teroris pemilik konter handphone
Rahmat (48) tetangga Eky terduga teroris pemilik konter handphone "Wanky Cell" yang ditangkap Desus 88. (Warta Kota/Muhammad Azzam)

Tidak hanya Rafli, istrinya juga tertutup dan tidak bersosialisasi dengan warga lainnya.

"Dia tinggal berdua, sama istrinya juga begitu. Saya engga ngerti, tertutup keluarganya. Rafli keluar kalau ada petugas keamanan yang nagih bayar uang keamanan, dibuka pintu langsung keluar. Memang dalam batin saya ini orang engga jelas," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved