Penangkapan Teroris Bekasi

Pemilik Toko Ponsel di Bekasi Jadi Penyandang Dana Kelompok Teroris

"Peran EY ini juga sebagai penyandang dana. Selain itu dia juga leadernya SL," kata Dedi di Mabes Polri, Kamis (9/5/2019).

Pemilik Toko Ponsel di Bekasi Jadi Penyandang Dana Kelompok Teroris
Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Kepala Biro Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo. 

SEMANGGI, WARTAKOTALIVE.COM -- Setelah mengamankan dua bom pipa besi dan sejumlah bahan peledak lainnya dari Toko HP Wanky Cell di Bekasi Utara, Kota Bekasi, Rabu (8/5/2019) sore, Tim Densus 88 Antiteror membekuk dua terduga teroris, pemilik bom dan bahan peledak tersebut

Keduanya adalah EY (26) dan YM (18) yang dibekuk petugas di dua tempat terpisah, Rabu malam.

EY dibekuk di sebuah SPBU di Jakarta Timur. Sementara YM yang baru lulus SMA ini dibekuk di rumahnya di Rawa Lumbu, Bekasi.

Dari Temuan Bom Pipa di Bekasi, Densus 88 Bekuk Dua Terduga Teroris

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo menjelaskan EY adalah pemilik Toko Ponsel Wanky Cell di Bekasi Utara, yang digeledah Densus 88 dan ditemukan dua bom dan sejumlah bahan peledak di sana.

Penangkapan EY dan YM ini katanya merupakan hasil pengembangan penangkapan 6 terduga teroris kelompok jaringan JAD Lampung yang dipimpin SL (34) pada 4 dan 5 Mei lalu di Bekasi dan Tegal.

Bahkan kata Dedi, EY merupakan penyandang dana kelompoknya dan kelompok SL.

"Peran EY ini juga sebagai penyandang dana. Selain itu dia juga leadernya SL," kata Dedi di Mabes Polri, Kamis (9/5/2019).

Pendanaan untuk mobilitas anggota jaringan serta membuat bom, kata Dedi didapat EY dari usahanya membuka toko ponsel Wanky Cell.

Menurut Dedi jaringan kelompok EY ini berbeda dengan kelompok SL. EY adalah Amir JAD Bekasi sementara SL adalah pimpinan JAD Lampung.

"Tetapi mereka memiliki koneksi kuat di dalam JAD Indonesia. Pertama EY adalah seorang Amir JAD Bekasi. Dia menggantikan amir yang ditangkap beberapa tahun lalu ketika peristiwa bom Thamrin. Rekam jejak EY berbeda dengan SL. EY hanya berkecimpung di Bekasi saja. Namun yang bersangkutan memiliki peran vital dalam kelompok JAD Jakarta dan sekitarnya," kata Dedi.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved