Breaking News:

Jengkel Proses Perizinan Investasi Masih Bertele-tele, Jokowi Ancam Lakukan Ini

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) mendorong semua kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk bergerak cepat dalam menyederhanakan perizinan.

jakartainsight.com
PRESIDEN Jokowi 

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) mendorong semua kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk bergerak cepat dalam menyederhanakan perizinan.

Menurut Jokowi, proses perizinan bertele-tele dari pusat ke daerah harus dipotong.

Tanpa menyederhanakan hal tersebut, katanya, maka jangan mimpi Indonesia menjadi negara terkuat keempat di dunia pada 2024.

Ini Tiga Pihak yang Berwenang Pegang Formulir C1, Selain Itu Patut Diduga Palsu

"Lembaga-lembaga yang tidak diperlukan, tidak efisien, tidak memberikan kontribusi yang real kepada negara, kalau saya, tutup, hapus," ujar Jokowi dalam Musrenbangnas 2019 di Jakarta, Kamis (9/5/2019).

"Banyak-banyakin biaya. Daerah juga, makin simpel makin cepat kita berlari, makin cepat fleksibel karena perubahan global sangat cepat," sambungnya.

Jokowi mengingatkan semua pihak agar tidak terjebak dalam rutinitas atau pola lama, tetapi harus menjalankan reformasi birokrasi yang benar-benar mampu menghilangkan perizinan lambat.

Bachtiar Nasir Tersangka, Polri: Bacanya Berlandaskan Fakta Hukum, Jangan Dipersepsikan Lain

"Pola lama setop. Lima tahun ke depan, mohon maaf saya sudah enggak ada beban. Saya udah enggak bisa nyalonkan lagi," katanya.

"Apa pun yang paling baik bagi negara akan saya lakukan. Jadi, yang namanya penyederhanaan perizinan, saya bolak-balik ngomong," imbuhnya.

Lamanya proses perizinan investasi, kata Jokowi, membuat negara ini selama 20 tahun tidak bisa menyelesaikan defisit neraca perdagangan.

Ratna Sarumpaet Ungkap Sering Konsumsi Obat Anti Depresi Sejak Aksi 212 pada 2016 Silam

"Dua hal (ekspor dan investasi) yang tidak bisa diselesaikan. Investasi, perizinan berbelit baik di pusat atau daerah, baik di Jakarta, provinsi, kabupaten kota, belum ada penyelesaian drastis," tuturnya.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved