Praktik Las Bawah Air

Tak Mau Kalah dengan Solo, Jakarta Berguru ke Jepang Bikin Tempat Praktik Las Bawah Air

Tahun depan Dinas Pendidikan DKI Jakarta bakal membuat tempat praktek pertama di Ibu kota untuk para siswa belajar mengelas di bawah air.

Penulis: Anggie Lianda Putri | Editor: Andy Pribadi
youtube
Tukang las bawah air. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Anggie Lianda Putri

GAMBIR, WARTAKOTALIVE.COM -- Tahun depan Dinas Pendidikan DKI Jakarta bakal membuat tempat praktek pertama di Ibu kota untuk para siswa belajar mengelas dibawah air.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Ratiyono menjelaskan tempat yang dimaksud yakni di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kelautan 36, Cilincing Jakarta Utara.

"Rencananya tempat pelatihan keselamatan bawah air ini akan dibangun di SMK 36, jadi SMK kelautan itukan harus praktek dibawah air, temasuk praktek penyelamatan dan juga pengelasan di bawah air. Jadi ini bukan sekolah baru ya," ujar Ratiyono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (8/5/2019).

Pasalnya hingga saat ini, para siswa kelautan yang bersekolah di Ibu Kota harus berangkat ke Solo, Jawa Tengah dahulu jika ingin melakukan praktek.

"Sekarang memang ada di Jateng, Solo. Nah, memang kalau latihan atau lomba di sana. Idealnya Jakarta harus punya juga dong, malah yang lebih bagus, biar nanti gantian Solo yang belajar ke Jakarta," ungkap Ratiyono.

Oleh sebab itu, sambil menunggu anggaran tahun 2020 untuk membangun tempat praktek itu, Disdik DKI mengaku akan terus melakukan studi banding dengan negara yang sudah menerapkan las bawah air.

"Makanya kita nanti studi bandingnya harus ke luar negeri, terutama untuk negara yang maju dalam sistem kelautan seperti di Jepang," ungkap Ratiyono.

Sementara Ratiyono menargetkan tempat praktek ini rampung pada akhir tahun 2020 dan segera bisa digunakan untuk para anak didik.

"Ya supaya anak-anak Jakarta itu punya skill dan ini jarang. Kalau orang sudah punya sertifikat best safe training, itu harganya mahal. Dia punya value tinggi, jadi nanti dia punya gaji yang cukup besar. Sebulannya itu itungannya dolar loh," ungkap Ratiyono. (M16)

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved