Semarak Ramadan

Pohon Kurma di Masjid Al Barkah Bekasi Mulai Berbuah

Sebatang pohon kurma di Masjid Agung Al Barkah Bekasi, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi mulai menunjukkan tanda akan berbuah.

Pohon Kurma di Masjid Al Barkah Bekasi Mulai Berbuah
Wartakotalive.com/Fitriyandi Al Fajri
Sebatang pohon kurma di Masjid Agung Al Barkah Bekasi, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi mulai menunjukkan tanda akan berbuah. Diperkirakan buah bisa dinikmati setelah lebaran Idul Fitri 1440 H pada Juni mendatang. 

Sebatang pohon kurma di Masjid Agung Al Barkah Bekasi, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi mulai menunjukkan tanda akan berbuah.

Diprediksi, buah baru bisa dinikmati setelah lebaran Idul Fitri 1440 H pada Juni mendatang.

Sekretaris Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Agung Al Barkah Bekasi, Wahyu Alamsyah mengatakan saat ini ada enam pohon kurma yang masih berdiri tegak di halaman masjid.

Dari enam pohon itu yang rutin berbuah saat lebaran awalnya ada tiga pohon.

"Namun sekarang hanya satu pohon saja. Dulu malah ada 12 pohon yang ditanam, tapi sekarang tinggal enam pohon karena enam pohon lagi gugur," kata Wahyu pada Rabu (8/5).

Wahyu mengatakan, saat pohon mulai berbuah buah warnanya akan hijau hingga kekuning-kuningan.

Kurma baru bisa dipanen biasanya setelah Ramadan atau beberapa hari setelah Hari Raya Idul Fitri.

"Tampilan dari kurma ini berbeda dengan yang seperti di Madinah. Kurma Bekasi bisa dibilang kurma muda karena berwarna kuning, tapi sama-sama manis," ujarnya.

Dalam merawat tanaman ini, pengurus masjid rutin memberikan pupuk kandang sebanyak satu kali tiap bulan dan menyiram tanaman setiap empat hari sekali.

Hal itu dilakukan agar tanaman tetap tumbuh subur dan bisa berbuah.

"Untuk panen biasanya satu pohon bisa memenuhi tiga ember bak besar dan hasilnya kita berikan kepada para jamaah di sekitar masjid," ungkapnya

Menurut dia, tanaman ini mulai ditanam di area masjid pada sekitar tahun 2004 lalu.

Pengurus masjid menanam pohon kurma untuk memperindah lingkungan masjid apalagi tanaman kurma identik dengan suasana timur tengah di Makkah dan Madinah, Arab Saudi.

"Awalnya tidak ada kesengajaan, karena masjid kan identik dengan pohon kurma, nah awalnya untuk hiasan aja, kita beli bibitnya di daerah Banten. Beberapa tahun kemudian (pohon kurma) berkembang hingga bisa berbuah sampai sekarang," katanya. (faf)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved