Pemkot Bekasi Gencarkan Penggunaan Digital dalam Pelayanan Masyarakat

Walikota Bekasi Rahmat Effendi menjelaskan pengembangan sistem digital di wilayahnya terus digencarkan, seperti Pelayanan Kependudukan dan kesehatan.

Pemkot Bekasi Gencarkan Penggunaan Digital dalam Pelayanan Masyarakat
Warta Kota/Muhammad Azzam
Walikota Bekasi Rahmat Effendi di halaman kantor Polres Metro Bekasi Kota 

Digital government menjadi sangat penting bagi sebuah Pemerintahan untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan informasi dan pelayanan.

Termasuk di Kota Bekasi ini tingkat pertumbuhan penduduknya begitu cepat, dengan mencapai angka 2,7 juta jiwa.

Tentunya, penerapan digital sangat penting di era saat ini. Sehingga warganya bisa dengan mudah mengakses informasi dan layanan pemerintah di mana saja, kapan saja, dan pada perangkat apapun.

Untuk di Kota Bekasi, Walikota Bekasi Rahmat Effendi menjelaskan pengembangan sistem digital di wilayahnya terus digencarkan, mulai dari Pelayanan Kependudukan, Kesehatan hingga perizinan.

Untuk kependudukan, di Kota Bekasi masyarakat bisa memantau informasi soal kependudukan melalui aplikasi Simpaduk Kota Bekasi.

Kemudian juga, masyarakat bisa melengkapi berkas melalui aplikasi tersebut. Sehingga ketika datang ke kantor kecamatan atau kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil tinggal mengambilnya.

"Kita juga sudah mulai Kartu Keluarga (KK) tidak pakai tanda tangan basah lagi, pakai tanda tangan elektronik. Sehingga proses pembuatannya lebih cepat," kata Pepen sapaan akrabnya, Rabu (8/5/2019).

Termasuk surat izin praktek dokter saat ini sudah digital.

"Semua proses melalui proses komputerisasi digital semua. Informasi juga semua bisa diakses setiap website dinas-dinas kita. Semua dinas juga sudah punya media sosial punya instagram. Pengaduan dan pertanyaan soal pelayanan bisa langsung ditanya," jelas Pepen.

Sementara Wakil Walikota Bekasi, Tri Adhianto menambahkan untuk pelayanan pengaduan terdapat aplikasi di play store yakni Pengaduan Online Terpada (POT) maupun Smart Online Reporting Observation Tools (SOROT).

Masyarakat juga bisa menghubungi langsung ke call center pelayanan pengaduan dengan menghubungi ke nomor telepon 1500444.

Tri menjelaskan penggunaan teknologi digital menjadi ujung dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Pelayanan digital di Kota Bekasi juga sudah merambah ke peningkatan pelayanan kesehatan dengan adanya aplikasi yang digunakan para tenaga kesehatan puskemas yang tersambung langsung dengan RSUD dan seluruh jaringan rumah sakit.

"Pelayanan kesehatan Puskemas dan RSUD maupun rumah sakit lainnya bisa saling interaksi langsung sehingga memudahkan mereka untuk melakukan rujukan dan menyambungkan diagnosa penyakit untuk penanganannya nanti," katanya. (MAZ)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved