Daripada Konvoi Motor Gelar SOTR di Jalanan, Mending Santuni Janda Tak Mampu dan Anak Yatim

"Lebih baik lakukan kegiatan yang dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan berbasis sekolah dan kepedulian sosial"

Daripada Konvoi Motor Gelar SOTR di Jalanan, Mending Santuni Janda Tak Mampu dan Anak Yatim
WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangerang Selatan, Taryono 

Kegiatan sahur on the road (SOTR) di bulan Ramadan tidak harus dilakukan di jalanan. Banyak hal bermanfaat yang bisa diterapkan di SOTR.

“Lebih baik lakukan kegiatan yang dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan berbasis sekolah dan kepedulian sosial,” ucap Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan, Taryono, Rabu (8/5/2019) kepada Wartakotalive.com.

Kegiatan berbasis sekolah, kata Taryono, bisa berupa kajian Al Quran, tadarus, dan menghafal Al Quran.

Sedangkan kegiatan Ramadan berbasis sosial dapat berupa santunan untuk janda tidak mampu dan anak yatim.

“Pelajar bisa langsung datang ke panti asuhan ataupun mendatangi tempat tinggal janda-janda tidak mampu,” ucap Taryono.

Kegiatan bakti sosial misalnya membersihkan masjid dan musala juga dapat menjadi pilihan bagi para remaja menghabiskan waktu selama Ramadan.

Maraknya kegiatan SOTR yang dijalani kalangan remaja sepanjang Ramadan menimbulkan kekhawatiran sejumlah pihak.

“SOTR dengan kendaraan bermotor sangat beresiko kecelakan dan berpotensi tawuran. Apalagi anak SMP belum punya SIM,” ujar Taryono.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor:
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved