Andre Onana Bangga Menjadi Pemain Kulit Hitam

Andre Onana menyebut hanya sedikit kiper berkulit hitam yang mencapai posisi puncak di tingkat Eropa.

Andre Onana Bangga Menjadi Pemain Kulit Hitam
Goal
Andre Onana 

KIPER Ajax Amsterdam, Andre Onana, tak segan-segan menyebut dirinya sebagai pemain berkulit hitam.

Sebab ini punya konsekuensi. Dalam persaingan berebut tempat sebagai kiper jajaran atas di tingkat Eropa, kiper berkulit hitam harus bekerja lebih keras dibandingkan rekannya berkulit putih.

"Tak ada bedanya kiper berkulit hitam dan putih, pada dasarnya. Mereka sama-sama melakukan kesalahan yang berbuntut gol, termasuk saya. Tapi rasanya kiper berkulit hitam harus kerja lebih keras untuk posisi ini," kata Onana kepada BBC Sport.

Ia menyebut hanya sedikit kiper berkulit hitam yang mencapai posisi puncak di tingkat Eropa.

Ini lantas memberikan kesan bahwa kiper berkulit hitam kurang percaya diri dan terlalu banyak melakukan kesalahan.

Son Heung-min Diharapkan Mampu Membalikkan Keadaan

Onana lantas berharap menjadi kiper kulit hitam pertama yang menyabet trofi Liga Champions, bersama Ajax.

"Kami punya peluang, minimal mencapai babak final jika mampu mengalahkan Tottenham Hotspur. Hitam atau putih, saya tetapkah penjaga gawang," katanya.

Kiper dari luar Eropa terakhir yang menyabet gelar Liga Champions adalah Dida yang berpaspor Brasil. Dida meraih gelar bersama AC Milan terakhir kali tahun 2007.

Andre Onana membela Ajax mulai musim kompetisi 2015/2016 setelah dibeli dari Barcelona yang juga mencapai babak semifinal Liga Champions musim ini. Barca sendiri memboyong Onana dari Akademi Ajax.

Onana berstatus warna negara Kamerun. Ia lahir di Nkol Ngok, Kamerun, pada 2 April 1996 (23 tahun).

Jam terbangnya bersama Timnas Kamerun masih minim mengingat usianya baru 23 tahun.

Baca Selengkapnya Hanya di KORAN SUPER BALL, Rabu (8/5/2019)

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved