Kasus Ratna Sarumpaet

Ratna Sarumpaet Ungkap Sering Konsumsi Obat Anti Depresi Sejak Aksi 212 pada 2016 Silam

RATNA Sarumpaet, terdakwa kasus penyebaran berita bohong alias hoaks, mengaku kerap mengonsumsi obat anti depresi sejak 2016 silam.

Ratna Sarumpaet Ungkap Sering Konsumsi Obat Anti Depresi Sejak Aksi 212 pada 2016 Silam
WARTA KOTA/ADHY KELANA
Sidang lanjutan terdakwa Ratna Sarumpaet di PN Jakarta Selatan beragendakan mendengarkan keterangan saksi, Selasa (26/3/2019). 

RATNA Sarumpaet, terdakwa kasus penyebaran berita bohong alias hoaks, mengaku kerap mengonsumsi obat anti depresi sejak 2016 silam.

"(Suka konsumsi obat anti depresi) sudah lama, sudah lama banget," ungkap Ratna Sarumpaet di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (7/5/2019).

Ratna Sarumpaet mengonsumsi obat anti depresi pertama kali pada tahun 2016, setelah aksi 212 selesai.

Ditanya Soal Kemungkinan Sweeping Ormas Saat Ramadan, Anies Baswedan: Tahun Lalu Ada Enggak?

"(Mengonsumsi pertama kali) habis 212," tutur Ratna.

Ibunda aktris Atiqah Hasiholan ini mengungkapkan, ia memakai obat ini karena merasa depresi. Dirinya mengaku ingin mencegah depresi.

"Ya karena depresi. Depresi itu cuma mencegah untuk tidak depresi, itu aja," jelasnya.

Politikus Golkar Ini Ungkap Pembangunan Ibu Kota Baru Bisa Tanpa Biaya, Begini Caranya

Sebelumnya, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengatakan, berdasarkan informasi dari keluarganya, kemungkinan Ratna Sarumpaet mengalami tekanan kejiwaan atau depresi.

Pernyataan Prabowo Subianto tersebut merespons pengakuan palsu Ratna Sarumpaet mengenai penganiayaan yang mengakibatkan wajahnya penuh lebam, yang ternyata efek dari operasi plastik.

"Saya juga jelaskan beliau usia 70 tahun, dan saya dapat berita dari keluarganya beberapa bulan ini, ada beberapa kegiatan dan tindakan beliau yang bisa dikatakan kemungkinan beliau di bawah tekanan kejiwaan atau depresi," tutur Prabowo Subianto di kediamannya, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (3/9/2018).

Kronologi Penangkapan Terduga Teroris di Bekasi, Satu Ditangkap, Satu Lagi Tewas Meledakkan Diri

Bahkan, menurut Prabowo Subianto, depresi yang dialami Ratna sarumpaet sangatlah berat. Namun, ia tidak tahu penyebab tekanan kejiwaan yang dialami Ratna.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved