Bulan Suci Ramadan

PSIS Semarang Tetap Latihan Sore di Bulan Ramadan

Rencananya PSIS Semarang baru akan menjalani latihan perdana di bulan puasa tahun ini pada Rabu (8/5/2019) mendatang.

PSIS Semarang Tetap Latihan Sore di Bulan Ramadan
TRIBUN JATENG/F ARIEL SETIAPUTRA
Pelatih fisik PSIS Semarang Budi Kurnia saat bersama asisten pelatih Widyantoro. 

Pelatih fisik PSIS Semarang, Budi Kurnia menjelaskan selama menjalani puasa, intensitas latihan Hari Nur dkk tidak sepadat saat berlatih seperti biasanya.

Selama bulan puasa, latihan rencananya akan terus diadakan pada sore hari.

Berbeda dengan hari biasanya, skuad Mahesa Jenar menjalani latihan pagi dan sore.

Rencananya PSIS Semarang baru akan menjalani latihan perdana di bulan puasa tahun ini pada Rabu (8/5/2019) mendatang.

Skuat PSIS Semarang bakal mendapat intensitas latihan yang berbeda saat berlatih selama masa bulan puasa.

Menurut mahasiswa S-2 Pendidikan Olahraga Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini, latihan saat puasa tidak bisa dilakukan dengan intensitas tinggi.

Robert Rene Alberts Langsung Gelar Latihan Bersama Skuat Persib Bandung di Hari Pertama Ramadan

Skuat Persija Jakarta Mendapat Jatah Liburan Awal Ramadan Hingga Rabu

Manajemen Borneo FC Beri Kesempatan Pemainnya Puasa Bersama Keluarga di Hari Pertama Ramadan 1440 H

"Selama puasa pasti ada perbedaan jika dibanding hari biasanya. Terutama kita mainkan di intensitas latihannya," kata Budi Kurnia kepada Tribun Jateng, Senin (6/5/2019).

"Latihan saat puasa tidak bisa terlalu tinggi karena kapasitas kerja jantung dengan kondsi perut kosong agak sedikit riskan," ujar Budi melanjutkan.

Adapun untuk durasi latihan, disebut Budi tidak mengalami perbedaan yang cukup jauh.

Sekadar informasi, latihan PSIS Semarang biasanya berdurasi 1,5 hingga 2 jam.

"Durasi mungkin tidak berbeda jauh hanya intensitasnya saja yang sedikit turun," jelasnya.

Pelatih asal Garut, Jawa Barat ini menambahkan, selama bulan puasa para pemain PSIS dibekali catatan untuk menjaga asupan gizi mereka.

"Ada catatan untuk pemain terutama di masalah sahur dan buka puasa. Asupan makanannya harus benar-benar bergizi.

"Karbohidrat tetap yang utama karena yang menjadi sumber energi pertama. Selain itu protein sama lemak juga penting untuk meregenerasi sel-sel yang rusak (protein), vitamin tambahan juga ada," pungkas Budi.

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Ini Intensitas Latihan PSIS Semarang Selama Ramadan Menurut Pelatih Fisik Budi Kurnia

Editor: Murtopo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved