Liga Champions

Luis Suarez Ogah Selebrasi di Anfield Jika Cetak gol

Luis Suarez berjanji tidak akan melakukan selebrasi, agar tidak melukai hati fan Liverpool.

www.uefa.com
Luis Suarez rayakan gol ke gawang Liverpool. 

Luis Suarez berjanji tidak akan melakukan selebrasi, jika dia mencetak gol bagi Barcelona di Stadion Anfield, dini hari nanti. Dia tak mau melukai hati para fan Liverpool.

Mantan striker Liverpool ini sempat kelepasan selebrasi gila-gilaan, usai mencetak gol di Camp Nou pada pekan lalu. Golnya itu menjadi salah satu dari tiga gol Barcelona, di laga leg pertama babak semifinal Liga Champions.

"Saya mendapat banyak dukungan dari fan Liverpool di seluruh dunia. Untuk itu saya sangat berterima kasih kepada mereka. Maka, jika nanti saya mencetak gol di sini, saya tidak akan merayakannya," ujar Suarez, yang dilansir The Sun.

Jelang Liverpool vs Barcelona dan LINK LIVE STREAMING: Tanpa Salah dan Firmino, Suarez Tetap Waswas

Pria Uruguay berusia 32 tahun ini mengaku menyesal, karena melakukan selebrasi saat leg pertama. Namun ketika itu, katanya, dia tak sanggup menahan emosi ketika mencetak gol pertama Blaugarana di babak semifinal.

Kopites, julukan bagi fan Liverpool, memang mencintai Suarez, semasa striker tersebut bermain untuk klub di tepi Sungai Mersey tersebut. Pasalnya, Suarez adalah striker yang subur, dengan 82 gol selama empat musim di abermain untuk The Reds.

Bahkan di musim terakhirnya di sana, Suarez mencetak 31 gol di Liga Inggris. Rekornya itu bertahan selama tiga tahun, sebelum dipecahkan oleh Mohamed Salah pada musim 2017-2018.

Selama di Liverpool, Suarez berulang kali membuat skandal. Pertama, dia mengeluarkan kata-kata bernada rasis kepada Patrice Evra, yang ketika itu bermain Untuk Manchester Unted.

Live Streaming RCTI Semifinal Liga Champions Liverpool Vs Barcelona, Ini Prediksi Susunan Pemainnya

Untuk insiden bertanggal 15 Oktober 2011 itu, Asosiasi sepak Bola Inggris (FA) memberi hukuman tak boleh bertanding dalam 8 laga. Dia juga harus membayar denda 40.000 poundsterling.

Pada musim itu pula, Suarez juga pernah dilarang bertanding satu laga, gara-gara membuat gerakan tak senonoh yang ditujukan kepada fan Fulham.

Pada musim 2012-2013, Suarez menggigit bek Chelsea, Branislav Ivanovic dalam pertandingan. Ulahnya itu membuatnya dihajar hukuman larang bermain di tiga laga. selain itu Suarez juga harus membayar denda kepada Liverpool, yang jumlahnya tidak dipublikasikan.

Buntut dari "gigitan" itu, Suarez sempat ngambek, minta dijual di musim panas tahun 2013. Namun belakangan dia berbalik arah, dan memperpanjang kontrak dengan Liverpool.

Menurut Suarez, dia mengubah keputusannya karena tersentuh dengan permintaan para fan Liverpool, yang memohon agar dia jangan pergi.

Begitu musim 2013-2014 dimulai, performa Suarez langsung meningkat pesat. Dia mencetak 31 gol di liga Inggris musim itu. Suarez pun memenangi gelar Pemain Terbaik pada musim tersebut.

Penulis: AC Pingkan U
Editor: AC Pinkan Ulaan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved