Sidang First Travel

Jamaah First Travel Tinggal Tunggu Ketuk Palu Hakim, Apakah Setuju Atau Menolak Gugatan Soal Aset

Jawabannya, pertama, Andika masih mau memberangkatkan jemaah. Kedua, Kejaksaan tidak membahas masalah aset.

Jamaah First Travel Tinggal Tunggu Ketuk Palu Hakim, Apakah Setuju Atau Menolak Gugatan Soal Aset
Warta Kota/Gopis Simatupang
Jamaah di sela sidang lanjutan gugatan jemaah terhadap aset First Travel yang disita Negara di PN Depok, Cilodong, Kota Depok, Selasa (7/5/2019). 

“Yang dikhawatirkan, dengan berpindah tangan maka bukan untuk kepentingan jamaah. Sedangkan uang Rp 8,9 miliar tidak jelas keberadaannya karena tidak ada di putusan MA,” ucapnya.

Sementara itu, dalam jawabannya, Andika yang diwakili kuasa hukum, kembali menyampaikan komitmennya untuk memberangkatkan jamaah apabila aset First Travel dikembalikan oleh Negara.

Tunggu ketukan palu

Atas jawaban itu, jamaah korban First Travel pun tinggal menunggu ketukan palu hakim, apakah menerima atau menolak gugatan.

“Jawabannya, pertama, Andika masih mau memberangkatkan jemaah. Kedua, Kejaksaan tidak membahas masalah aset. Otomatis Kejaksaan sama dengan kita kalau aset untuk memberangkatkan jamaah,” papar Riesqi seusai sidang.

Riesqi menyebut, penyitaan aset First Travel oleh Negara sangat tidak berdasar, sebab aset tersebut merupakan milik calon jemaah yang ingin berangkat umrah melalui First Travel.

“Kita lihat nanti apakah hakim memutus aset akan dikembalikan atau tidak menganggap gugatan dari 3.500 calon jamaah ini,” tuturnya.

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved