Ibu Kota Pindah

Buka Bersama Pimpinan Lembaga Negara, Jokowi Tegaskan Serius Pindah Ibu Kota

Jokowi menegaskan bahwa pemerintah serius untuk memindahkan Ibu Kota negara

Buka Bersama Pimpinan Lembaga Negara, Jokowi Tegaskan Serius Pindah Ibu Kota
Warta Kota/Henry Lopulalan
Buka puasa bersama Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan para pimpinan lembaga negara di Istana, Senin (6/5). 

Presiden Joko Widodo menyampaikan rencana pemerintah memindahkan Ibu Kota saat berbuka puasa bersama (bukber) para pimpinan lembaga negara, di Istana Negara, Jakarta, Senin (6/5).

Jokowi menegaskan bahwa pemerintah serius memindahkan Ibu Kota dari Jakarta ke luar Jawa.

"Mumpung ketemu dengan ketua dan pimpinan lembaga negara, saya ingin menyinggung sedikit yang berkaitan dengan pemindahan ibu kota. Kita serius dalam hal ini," kata Jokowi dalam sambutannya, sebelum berbuka puasa.

Ini Tiga Lokasi yang Ditawarkan Gubernur Kalimantan Tengah kepada Jokowi Sebagai Ibu Kota Baru

Jokowi mengatakan, sejak tiga tahun lalu, pemindahan Ibu Kota ini telah dibahas di internal pemerintah.

Pada satu setengah tahun lalu, ia telah meminta Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk melakukan kajian dari berbagai sisi seperti ekonomi, sosial, politik dan lingkungan.

"Oleh sebab itu, kami nantinya akan menindaklanjuti, konsultasi dengan lembaga negara yang terkait, baik dari sisi hukum dan politik," kata Jokowi.

Presiden menjamin pemindahan Ibu Kota ke luar Jawa tak akan membebani anggaran negara.

"Artinya anggaran, kita siap menjalankan keputusan ini, tetapi saya sampaikan ke Menkeu tidak membebani APBN, cari skema agar APBN tidak terbebani," ujarnya.

‎Pindah Ibu Kota Butuh Dana Paling Minim Rp 400 Triliun, Jokowi Tak Ingin Bergantung dari APBN

Jokowi tak menjelaskan lebih jauh skema yang akan digunakan pemerintah agar APBN tak terbebani.

Namun, Bappenas sebelumnya menyebut pemindahan Ibu Kota memakan biaya hingga Rp 466 triliun dan akan melibatkan swasta. Pemindahan itu juga akan dilakukan dalam lima tahun anggaran.

                             Ketua DPR-MPR dan menteri

Dalam acara bukber kemarin, hadir Ketua DPR Bambang Soesatyo, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan Agus Hermanto. Ada juga Ketua MPR Zulkifli Hasan, Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah, serta Muhaimin Iskandar.

Selain itu, Ketua DPD Oesman Sapta Odang dan Wakil Ketua DPD Ahmad Muqowam serta Nono Sampono, Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman dan Ketua Komisi Yudisial Jaja Ahmad Jayus.

Menteri kabinet kerja juga hadir seperti Menko Polhukam Wiranto, Menko PMK Puan Maharani, Menko Perekonomian Darmin Nasution, serta Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla tiba di Istana Negara pukul 17.00 WIB. Begitu tiba, keduanya langsung mengambil posisi duduk diapit Zulkifli Hasan dan Bambang Soesatyo. (Kompas.com)

Editor: Yupratomo DP
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved