Pasar Valas

Perdagangan Awal Pekan, Kurs Rupiah Mengalami Pelemahan Terhadap Dollar AS

Ancaman Donald Trump akan menaikkan tarif impor terhadap produk China sebesar 25 persen menjadi 325 miliar dollar berdampak negatif bagi rupiah.

Perdagangan Awal Pekan, Kurs Rupiah Mengalami Pelemahan Terhadap Dollar AS
thinkstockphotos
Ilustrasi. Pada perdagangan awal pekan, kurs rupiah kembali mengalami pelemahan. 

Akan menaikkan tarif impor terhadap produk China sebesar 25 persen menjadi 325 miliar dollar berdampak negatif bagi rupiah.

Memanasnya hubungan AS dan China, hampir seluruh mata uang emerging market terkena imbasnya.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Pada perdagangan awal pekan, kurs rupiah kembali mengalami pelemahan.

Mengutip Bloomberg yang dilansir Kontan, rupiah terkoreksi 0,22 persen di pasar spot ke level Rp 14.298 per dollar AS.

Sedangkan kurs tengah rupiah di Bank Indonesia turun 0,18 persen ke level Rp 14.308 per dollar AS.

Jelang Mudik Lebaran 2019, Express Memaksimalkan Bus untuk Disewa saat Mudik

Dini Nurhadi Yasyi, Analis Monex Investindo Futures, mengatakan, efek ancaman Presiden AS, Donald Trump, yang akan menaikkan tarif impor terhadap produk China sebesar 25 persen menjadi 325 miliar dollar berdampak negatif bagi rupiah.

Ancaman ini dilontarkan akibat negosiasi dagang AS dan China cenderung berjalan lambat dan tidak menunjukkan perkembangan yang signifikan.

"Cuitan Trump tersebut membuat rencana pertemuan AS dan China di pekan ini hampir dipastikan batal," kata Dini.

Ada 4 Tips dari YLKI Mendapatkan Bahan Makanan Sehat dan Higienis

Akibat memanasnya hubungan AS dan China, hampir seluruh mata uang emerging market terkena imbasnya.

Namun, pelemahan rupiah sebenarnya terpangkas usai pengumuman data pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal I-2019 oleh Badan Pusat Statistik.

Halaman
12
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved