Pemilu 2019

Fahri Hamzah Baru Tahu Real Count KPU Tak Diatur Undang-undang, Ia Takutkan Ini Jika Tidak Ditutup

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah angkat bicara terkait banyaknya usulan penutupan Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) Komisi Pemilihan Umum.

Fahri Hamzah Baru Tahu Real Count KPU Tak Diatur Undang-undang, Ia Takutkan Ini Jika Tidak Ditutup
TRIBUNNEWS/CHAERUL UMAM
Fahri Hamzah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/1/2019). 

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah angkat bicara terkait banyaknya usulan penutupan Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Usulan penutupan situng KPU tersebut karena adanya kesalahan input data rekapitulasi suara. Menurut Fahri Hamzah, Situng KPU ternyata tidak ada dalam undang-undang.

"Jadi saya dengar ya, Situng itu ternyata enggak ada dalam undang-undang loh. Situng itu tidak wajib karena basic daripada perhitungannya nanti adalah manual," ungkap Fahri Hamzah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/5/2019).

Ini Alasan Pemerintah Masih Rahasiakan Lokasi Ibu Kota Baru Pengganti Jakarta

Fahri Hamzah mengusulkan, bila situng atau real count KPU ternyata bikin gaduh dan kacau, sebaiknya ditutup saja.

KPU, katanya, tinggal mengeluarkan imbauan bahwa rekapitulasi dilakukan secara manual dan semua orang diminta untuk sabar.

"Bilang aja semua orang sabar, nunggu nanti pas perhitungan. Saya khawatir ya, kalau Situng enggak mau ditutup, nanti ada yang enggak mau datang loh pada penghitungan. Nanti berhitung sepihak nanti," paparnya.

Vanessa Angel Curhat kepada Kuasa Hukumnya: Bang, Kok Aku Diginiin?

Sementara, terkait adanya aduan 73 ribu kesalahan input Situng KPU dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Fahri Hamzah mengaku tidak tahu.

Menurutnya, orang yang lagi bertarung pasti memiliki data dan sejumlah indikasi kecurangan terhadap sistem yang diterapkan.

"Kecurigaan orang macam-macam, sih. Namanya juga orang lagi bertarung ya, segala kecurigaan dapat dilakukan," ucapnya.

Amien Rais: KPU Itu Makhluk Politik Buatan Pemerintah Petahana

Fahri Hamzah pun menyetujui usulan adanya audit terhadap Situng KPU. Bahkan, Fahri Hamzah mengusulkan audit harus dilakukan secara komprehensif.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved