47 Ribu Warganya Terjangkit Hipertensi, Wakil Wali Kota Bogor Ajak Warga Rajin Olahraga

untuk mencegah penyakit hipertensi dengan menjalankan pola hidup sehat dan melakukan pengecekan darah secara rutin.

Sepanjang tahun 2018, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor mencatat sebanyak 47 ribu masyarakat Kota Bogor mengidap penyakit Hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Meski tergolong penyakit tidak menular, jika tidak tertangani sejak dini, tentu dapat mengakibatkan kematian.

Oleh karena itu Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengajak seluruh masyarakat untuk mencegah penyakit hipertensi dengan menjalankan pola hidup sehat dan melakukan pengecekan darah secara rutin.

Pola hidup sehat dapat dilakukan dengan cara rajin olahraga dan banyak mengkonsumsi makanan bergizi.

“Data dari Dinas Kesehatan menyatakan bahwa penderita hipertensi di Kota Bogor itu ada sebanyak 47 ribu orang. Oleh karena itu, upaya pencegahan yang dibantu oleh teman-teman IDI, PAPDI dan Dinkes dengan cara mengajak masyarakat rajin berolahraga dan menjaga pola konsumsi makanan,” kata Dedie usai mengikuti senam sehat massal yang dihadiri ratusan peserta di halaman Balai Kota Bogor, Senin (6/5/2019) kepada Wartakotalive.com.

Selain gencar menggalakan program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dalam menyehatkan warganya, dari segi infrastruktur Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sendiri telah memiliki fasilitas olahraga yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat seperti Lapangan Sempur, Jogging Track seputaran Kebun Raya Bogor dan GOR Pajajaran.

Menurutnya, Kota Bogor terus membangun fasilitas untuk berolahraga seperti Jogging Track, Lapangan Sempur, GOR Pajajaran dan taman-taman.

“Tujuannya adalah merubah pola hidup masyarakat yang tidak sehat menjadi sehat. Begitu juga kedepan, barangkali harus diatur pola konsumsinya agar tidak sembarang,” katanya.

Senam massal

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Cabang Bogor, Erwanto Budi W mengatakan, dalam rangka memperingati Hari Hipertensi Sedunia pihaknya bersama IDI Cabang Bogor dan Dinkes Kota Bogor menggelar beberapa kegiatan untuk masyarakat, salah satunya senam sehat massal.

“Tujuan diadakan kegiatan ini salah satunya agar menggugah masyarakat supaya lebih peduli lagi. Bahwa penyakit hipertensi itu jangan main-main, karena diperlukan penanganan yang lebih serius untuk penyakit hipertensi ini,” ujar dokter yang bertugas di RS Hermina itu.

Selain senam, pihaknya juga membuka layanan konseling gratis, layanan pemeriksaan tensi gratis dan menggelar seminar awam tentang hipertensi dan diabetes untuk menambah wawasan para peserta.

Penulis: Adi Kurniawan
Editor:
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved