Bulan Suci Puasa

Resep Tantri Kotak: Biar Tetep Pede saat Berpuasa Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut

Kuncinya dengan menjaga kesehatan gigi dan mulut, serta mengatur asupan makanan yang ‘ramah’ buat mulut dan perut saat berbuka dan sahur.

Penulis: | Editor: Andy Pribadi
warta kota/nur ichsan
Tantri Kotak. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Lilis Setyaningsih

PALMERAH, WARTAKOTALIVE.COM -- Bau mulut seringkali membuat rasa  percaya diri menjadi berkurang saat berpuasa.

Padahal, mau tidak mau, selama berpuasa hampir 14 jam, nafas yang keluar dari mulut akan berbeda dibandingkan orang yang tidak berpuasa.

Tantri Syalindri Ichlasari yang dikenal sebagai Tantri Kotak, vokalis Band Kotak mengaku, menjalankan ibadah puasa dengan menahan lapar dan haus lebih gampang.

“Sebagai penyanyi, yang digunakan kan suara, agak gengges (ganggu, Red) ketika menyium sesuatu tidak enak di dekat mike.  Untuk bau yang tidak sedap di bagian mulut. memang agak jadi keluhan, dibandingkan menahan rasa lapar dan haus yang lebih gampang,” kata Tantri saat konferensi pers Pepsodent Herbal Sahur Amal 2019: Mulut Adem, Hati Adem di Seribu Rasa Menteng,  Jumat (26/4/2019).

Walaupun tidak menghilangkan bau mulut sama sekali, tapi  kita bisa menguranginya. 

Kuncinya dengan menjaga kesehatan gigi dan mulut, serta mengatur asupan makanan yang ‘ramah’ buat mulut dan perut saat berbuka dan sahur.

Praktisi kesehatan gigi dan mulut Drg Ratu Mirah Afifah GCClinDent MDSc mengatakan, nafas yang kurang sedap saat berpuasa, disebabkan  tidak ada makanan dan minuman yang masuk.

Sehingga produksi air liur yang berfungsi membilas kuman penyebab plak dan bau mulut, otomatis menurun.

Dengan bakteri yang terus berkembang biak tanpa adanya pembilasan dari air liur,  kondisi ini  menghasilkan gas berbau tidak sedap dari  dalam mulut.

Menurut Dokter Mirah, untuk mengurangi bau tidak sedap saat berpuasa, kita harus menjaga agar mulut jangan kering dan air liur tetap terjaga.

Caranya,  memperbanyak air putih sepanjang berbuka hingga waktu sahur, memilih makanan yang berserat di kala sahur dan berbuka.

Serta menyikat gigi sebelum tidur dan sesudah sahur. Air putih harus cukup. Setidaknya 2 liter selama berbuka dan sahur.

“Menjaga kebersihan gigi dan mulut itu harus. Apalagi akan berpuasa.  Bakteri ketika mulut kering berkembang dengan pesat, apalagi sesudah sahur tidak sikat gigi. Karena bakteri tidak pernah puasa,” canda Drg Mirah saat konferensi pers Pepsodent Herbal Sahur Amal 2019: Mulut Adem, Hati Adem di Seribu Rasa Menteng,  Jumat (26/4/2019).

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved