Margarito Nilai KPK Belum Andal Cegah Pola Korupsi Pejabat

"Tidak efektif juga. Itu menunjukkan bahwa cara kita menangani, politik kita menangani korupsi ini keliru,” ujarnya.

Margarito Nilai KPK Belum Andal Cegah Pola Korupsi Pejabat
Warta Kota/Dwi Rizki
Margarito Kamis 

Pakar Hukum Tata Negara, Margarito Kamis menilai upaya penindakan yang dilakukan KPK belum efektif dalam memberantas korupsi.

Pasalnya, kata dia, masih banyak pejabat yang tertangkap tangan akibat perbuatan korupsi.

Menurut dia, kalau negara serius menangani korupsi ini harus ada perubahan pada level politik pencegahan pengelolaan negara dalam kerangka pencegahan korupsi.

VIDEO: Ratusan KPPS Meninggal Usai Pemilu Dinilai Janggal

Maka, dalam kerangka itu tidak bisa hanya bertempur menggunakan hukum pidana alias main penjara.

“Faktanya, main tindak terus, tindak terus tapi sama aja gitu kan tidak berkurang, seolah-olah tidak ada apa-apa tindakan-tindakan itu,” kata Margarito kepada wartawan, Minggu (5/5/2019).

Ia mengakui, ada efek keluar dan pesan menakutkan atau mencegah dari penindakan yang dilakukan oleh penyidik KPK dalam memberantas korupsi seperti yang dikenal operasi tangkap tangan.

VIDEO: Kartika Putri dan Habib Usman Bin Yahya Ingin Punya Anak Laki-laki

Tetapi, faktanya tidak memberikan efek jera juga."Itu menunjukkan bahwa cara kita menangani, politik kita menangani korupsi ini keliru,” ujarnya.

Menurut dia, kelirunya karena cuma mengandalkan hukum pidana dan tidak mendrive secara sungguh-sungguh. Misalnya, pencegahan dalam bentuk penciptaan tatanan dengan mengandalkan sanksi administrasi.

Padahal, lanjutnya, pola pelaku korupsi itu hanya mark up dan suap.

VIDEO: Dituding Hina Ulama dan Rasul, Andre Taulany Minta Maaf

“Kalau kita lihat korupsi-korupsi ini kan mark up dan suap, cuma itu. Bagaimana bisa mark up tak terkendali, suap itu karena sebagian orang berbagi untuk dari nilai proyek. Nah, mark up harus diketahui jauh sebelum proyek atau anggaran itu dilaksanakan. Harus dicegah diawal, cuma masalahnya sistem kita tidak cukup handal untuk mencegah persoalan seperti itu,” jelas dia. 

* * * 

 Wagub Sumbar: 5 Ahli Gempa Jepang Sebut Wilayah Ini Berpotensi Gempa Dahysat dan Tsunami 12 Meter

 KRONOLOGI Jasad Cucu Pahlawan Nasional Ki Hadjar Dewantara Ditemukan Membusuk di Dalam Rumah

 UPDATE REAL COUNT C1 Suara 66,5 %: Tren Suara 5 Hari Ini, Jokowi Naik Jadi 56,15 % Prabowo 43,8 %

 Demokrat Tinggalkan Koalisi Prabowo Diungkap Ferdinand Hutahaean, Simak Kronologisnya

 

 Daftar Ucapan Mohon Maaf Sebelum Bulan Ramadhan, Sambut Bulan Puasa, Silahkan Copy Paste Tulisan Ini

 Panduan Lengkap Bacaan Sholat Tarawih dan Witir Lengkap dalam Arab & Indonesia

 Ini Bacaan Lengkap Doa Niat Puasa, Buka Puasa, Niat Salat Tarawih Ramadhan 1440 H atau 2019

 KUMPULAN Pantun Ucapan Selamat Puasa 2019, Bisa Kirim ke Teman Kamu Via WhatsApp dan Instagram 

 

 

 VIDEO: Gelar Syahreino Dinner Silaturahmi, Syahrini dan Reino Undang Luna Maya

 Kursus Masak Demi Suami, Intip Menu Sahur dan Buka Puasa Syahrini dan Reino Barack

 VIDEO: Ungkapan Haru Nikita Mirzani Soal Bayinya yang Lahir Prematur 

 

 Kementerian Agama Akan Gelar Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadhan 1440 H, Disiarkan di 3 Stasiun TV

Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved