Aksi Terorisme

Polisi Bekasi Pastikan Satu Terduga Teroris Tewas dalam Penggerebekan

Polisi pastikan hanya satu terduga teroris yang ditembak mati di Babelan Bekasi, sementara dua pelaku yang kabur dipastikan tidak membawa bahan peleda

Polisi Bekasi Pastikan Satu Terduga Teroris Tewas dalam Penggerebekan
ISTIMEWA
Sejumlah anggota Densus 88 Anti Teror melakukan penggerebekan terhadap dua terduga teroris di Kampung Pangkalan RT 11/04, Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (4/5/2019). 

Polisi pastikan hanya satu terduga terori

LOWONGAN Kerja di PT Antam untuk Lulusan SMA/SMK, Gajinya Minimal Rp 7 juta

s yang ditembak mati di Babelan Bekasi, sementara dua pelaku yang kabur dipastikan tidak membawa bahan peledak.

KEPOLISIAN Resor Metropolitan Bekasi memastikan hanya satu terduga teroris yang ditembak mati petugas saat terjadi penggerebekan di sebuah ruko di Kampung Pangkalan RT 11/04, Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (4/5/2019) dini hari.

Tidak hanya itu, dua pelaku yang melarikan diri juga tidak membawa bahan peledak seperti yang ramai dibincangkan warga setempat.

"Hanya satu pelaku yang tewas ditembak, namun untuk inisialnya kami belum dapatkan informasi karena penanganan ada di Mabes Polri," kata Kasubag Humas Polrestro Bekasi AKP Sunardi pada Sabtu (4/5).

Sunardi menjelaskan, penggerebekan itu dilakukan oleh penyidik dari Detasemen Khusus 88 Anti Teror pada Sabtu dini hari.

Ustadz Yusuf Mansur Beri Klarifikasi Soal Berita Hoaks Berkaitan dengan Prabowo Subianto

Inilah Daftar Beberapa Caleg yang Diperkirakan Lolos ke DPR RI, yang Gagal Juga Ada

 

Diduga melawan, salah satu pelaku terpaksa dilumpuhkan petugas.

Sedangkan dua pelaku lagi berhasil kabur menggunakan sepeda motor. Dia memastikan, penembakan terhadap terduga teroris ini sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Penyidik akan melepaskan tembakan bilamana pelaku melawan sehingga membahayakan nyawa petugas.

"Tindakan tegas terukur yang dilakukan penyidik pasti karena ada penyebabnya, yaitu perlawanan dari pelaku. Mengenai (tindakan tegas) itu sudah menjadi standar petugas," jelas Sunardi.

Lantaran kasus menjadi kewenangan Mabes Polri, Sunardi juga tidak mengetahui barang bukti yang diamankan oleh petugas Densus.

Namun dia memastikan, tidak ada bahan peledak yang tersimpan di ruko tersebut.

"Tadi dicek memang tidak ada bahan peledak dan pelaku yang buron juga tidak membawanya," katanya. (faf)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved