Pemilu 2019

Meski Tahu Hitungan Resmi Adalah Manual Berjenjang, Fadli Zon Tetap Minta Real Count KPU Dihentikan

Fadli Zon setuju dengan hasil Ijtima Ulama Jilid tiga, yang meminta Sistem Informasi Penghitungan (Situng) alias real count KPU, dihentikan.

Meski Tahu Hitungan Resmi Adalah Manual Berjenjang, Fadli Zon Tetap Minta Real Count KPU Dihentikan
Warta Kota/Istimewa
Fadli Zon 

WAKIL Ketua DPR Fadli Zon setuju dengan hasil Ijtima Ulama Jilid tiga, yang meminta Sistem Informasi Penghitungan (Situng) alias real count KPU, dihentikan.

Anggota Dewan Pengarah BPN Prabowo-Sandi itu beranggapan, pemilihan Situng oleh KPU sebagai bahan informasi rekapitulasi suara Pemilu 2019, sedari awal sudah bermasalah.

Dia menilai, bila sebuah barang dari awal sudah bermasalah, maka seharusnya barang tersebut sepatutnya dihentikan.

Tak Toleransi Human Error di Situng KPU, Fadli Zon Bandingkan dengan Anak SMA

Apalagi, kata Fadli Zon, Situng memunculkan keresahan di tengah masyarakat.

Alasan lainnya, perolehan hasil suara di Situng, pada akhirnya akan terbuang dan tidak dipakai oleh KPU.

Karena KPU dalam memutuskan hasil Pemilu 2019, berpegangan pada rekapitulasi manual berjenjang yang mereka terapkan.

424 Petugas KPPS Wafat, Fadli Zon: Dulu Ada Kerja Paksa Enggak Meninggal Sebanyak Ini

"Kalau pendapat saya pribadi, saya merasa bahwa Situng itu memang sudah bermasalah. Kalau barang yang bermasalah ya sebaiknya dihentikan, karena ini akan menimbulkan keresahan," ucapnya, di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Jumat (3/5/2019).

"Toh, pada akhirnya yang akan menjadi hitungan itu adalah hitungan manual berjenjang," tambahnya.

Fadli Zon tidak bisa menolerir adanya kesalahan input formulir C1 ke Situng KPU, hanya karena alasan human error.

BPN Prabowo-Sandi Minta Makam Ratusan Petugas KPPS Dibongkar Lalu Jenazah Diautopsi, Ini Kata KPU

Perkembangan teknologi yang begitu canggih di zaman sekarang, kata dia, harusnya diimbangi dengan sumber daya manusia yang mumpuni untuk pihak operator.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved