Pilpres 2019

Isu PAN Merapat ke Jokowi, Amien Rais: Saya Jamin Itu Omong Kosong

Amien Rais menegaskan isu partainya merapat ke kubu pasangan calon nomor urut 01 Jokowi- Maruf Amin, adalah omong kosong.

Isu PAN Merapat ke Jokowi, Amien Rais: Saya Jamin Itu Omong Kosong
Arsip Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah) bersama Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Djoko Santoso (kiri) dan Dewan Penasehat BPN Amien Rais (kanan) memberikan keterangan pers mengenai penganiayaan anggota BPN Ratna Sarumpaet di Jalan Kertanegara, Jakarta, Selasa (2/10/2018). Prabowo Subianto akan berkoordinasi dengan Kapolri untuk mengusut kasus penganiayaan Ratna Sarumpaet yang terjadi pada 21 September lalu di Bandung, Jawa Barat. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/wsj. 

KETUA Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais menegaskan isu partainya merapat ke kubu pasangan calon nomor urut 01 Jokowi- Maruf Amin, adalah omong kosong.

Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam sebuah acara pembacaan pernyataan sikap terkait IT KPU yang bertajuk 'Diduga Terlibat Manipulasi Suara Rakyat: KPU Tidak Layak Dipercaya', yang digelar di Seknas Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (4/5/2019).

"Itu omong kosong sama sekali, saya jamin (isu itu) omong kosong, tidak mungkin (PAN merapat)," tegas Amien Rais.

Ijtima Ulama Minta Jokowi-Maruf Amin Didiskualifikasi, Sandiaga Uno: Perlu Dipertimbangkan

DPP PAN pun akan membahas sanksi terkait kader yang tak sejalan dengan mekanisme partai.

Diketahui, sederet kader PAN seperti Wakil Ketua Umum PAN Bara Hasibuan dan Bima Arya serta mantan Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir, mendukung capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin.

Padahal, PAN secara tegas mendukung capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Ijtima Ulama Desak 01 Didiskualifikasi, Pada Pilpres 2014 Prabowo Juga Pernah Minta Hal Serupa

"Ya kita lakukan pembahasan juga, dan saya kira nanti akan ada evaluasi," kata Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno di Jalan Daksa 1, Selong, Jakarta Selatan, Sabtu (4/5/2019).

Meski begitu, Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi ini tak merinci sanksi apa yang akan diberikan kepada kadernya itu.

Namun, ia menyebut, pembahasan sanksi dan mekanismenya akan dibahas secara internal oleh PAN.

Terungkap di Persidangan, Segini Gaji Mantan Dirut Pertamina per Bulan, Belum Termasuk Bonus

"Saya tidak akan menyampaikan itu terlebih dahulu, sampai kita membahas dan memutuskannya secara internal. Tapi itu ada dan dibahas, bagaimana bentuknya, apakah nanti ada sanksi, sanksi berupa peringatan, sampai yang berat," beber Eddy Soeparno.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved