Tujuh Rumah Sakit di Kota Bekasi Belum Perbarui Status Akreditasi, Satu Diantaranya RSUD Chasbullah

Direktur Utama RSUD Chasbullah Abdulmadjid, Kusnanto Saidi mengatakan pihaknya tengah memperbarui akreditasi tersebut

istimewa
BPJS Kesehatan 

Sebanyak tujuh rumah sakit di Kota Bekasi belum memperbarui status akreditasi. Ironinya, satu dari tujuh rumah sakit itu adalah milik Pemerintah Kota Bekasi, yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasbullah Abdulmadjid.

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Bekasi, Siti Farida Hanoum mengatakan sisa enam rumah sakit lainnya yang belum memperbarui akreditasinya adalah RS Hermina Bekasi, RS Ananda, RS Anna Medika, RS Bella, RS Anna dan RSIA Karunia Asih.

Untuk RSUD Chasbullah Abdulmadjid, sebetulnya sudah memiliki akreditasi tertinggi yakni Akreditasi Paripurna.

Kota Bekasi Akan Jadi Daerah Pertama Penerapan Angkot Online

Setelah Akad Nikah di Bekasi, Siti Badriah Berencana Menggelar Pesta Pernikahan di Bogor

Lippo Malls Sambut Ramadan Gelar Colorful Ramadan di 70 Mal di Indonesia

Namun masa akreditasi itu perlu diperbarui karena hanya berlaku selama tiga tahun semenjak pentauliahan itu diakui oleh tim surveyor.

"Namun berdasarkan informasi yang diperoleh, ketujuh rumah sakit itu sedang dalam tahap memperbarui akreditasi," kata Hanoum saat jumpa pers di kantornya, Kamis (2/5).

Hanoum mengatakan sesuai regulasi yang berlaku, akreditasi menjadi salah satu syarat wajib untuk memastikan peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) memperoleh pelayanan kesehatan yang bermutu sesuai dengan standar yang ditetapkan.

ILUSTRASI BPJS Kesehatan
ILUSTRASI BPJS Kesehatan (Istimewa)

Akreditasi merupakan bentuk perlindungan pemerintah dalam memenuhi hak setiap warga negara agar mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan bermutu oleh fasilitas pelayanan kesehatan.

Melalui akreditasi, maka ada jaminan tentang perbaikan mutu, peningkatan kinerja dan penerapan manajemen risiko dengan standar yang ditetapkan.

"Akreditasi ini tidak hanya melindungi masyarakat, tapi juga melindungi tenaga kesehatan yang bekerja di rumah sakit itu sendiri," kata Hanoum.

Menurut dia, sebetulnya syarat akreditasi bagi rumah sakit untuk bekerjasama dengan BPJS Kesehatan sudah harus diberlakukan sejak awal tahun 2014 lalu seiring dengan pelaksanaan Program JKN-KIS oleh pemerintah pusat.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Wito Karyono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved