Pilot Lion Air yang Pukul Pegawai Hotel Dilarang Terbang, Ancaman Hukuman Pecat Menanti

PIHAK Lion Air membekukan sementara izin terbang pilot berinsial AG, yang diduga memukul seorang pegawai hotel di Surabaya, Jawa Timur.

Pilot Lion Air yang Pukul Pegawai Hotel Dilarang Terbang, Ancaman Hukuman Pecat Menanti
plus google.com
Ilustrasi Pilot 

PIHAK Lion Air membekukan sementara izin terbang pilot berinsial AG, yang diduga memukul seorang pegawai hotel di Surabaya, Jawa Timur.

"Atas hal tersebut, Lion Air sudah melaksanakan aturan perusahaan dengan tidak menugaskan AG sesuai profesinya, atau tidak memberikan izin tugas terbang (grounded)," kata Corporate Communications Strategic, Lion Air Group Danang mandala Prihantoro, lewat keterangan tertulis, Kamis (2/5/2019) malam.

Menurut Danang, hingga saat ini pihaknya masih melakukan proses pengumpulan data, informasi, dan keterangan lain guna kepentingan investigasi atau penyelidikan lebih lanjut.

Rizal Ramli: Rakyat Bukan Perlu Ibu Kota Baru, tapi Presiden Baru

Pilot pemukul pegawai hotel tersebut pun terancam akan dipecat apabila terbukti bersalah.

"Apabila pilot dimaksud (AG) terbukti bersalah setelah keputusan penyelidikan selesai, maka Lion Air akan memberikan sanksi tegas dengan memberhentikan dari perusahaan," ucapnya.

Danang memastikan Lion Air sangat patuh menerapkan dan mengutamakan budaya kedisiplinan di semua lini, termasuk perilaku ataupun etika karyawannya.

Bilang Selalu Sabar Sampai Titik Tertentu, Apa Maksud Prabowo?

"Kebijakan ini dalam rangka mengedepankan faktor keselamatan dan keamanan penerbangan (safety first)," jelasnya.

Sebelumnya, viral sebuah rekaman CCTV yang menggambarkan pilot yang diduga karyawan Lion Air memukul pegawai hotel di Surabaya, Jawa Timur.

Akun Sandi Hermawan mengunggah video berdurasi 1 menit 4 detik itu di Facebook pada Selasa (30/4/2019).

Prabowo Heran 300 Lebih Petugas KPPS Meninggal, Katanya Baru Sekarang Terjadi

Terlihat tanggal serupa di bagian kanan hasil rekaman CCTV, yang menjadi penanda waktu pengambilan gambar.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved