Fintech

Perkembangan Fintech di Indonesia, Aftech: Picu Pertumbuhan Inklusi Keuangan

Perkembangan industri financial technology atau fintech di Indonesia terus mengalami pertumbuhan dan picu pertumbuhan inklusi keuangan.

70 persen fintech startup fokus memberikan layanan kepada segmen yang tidak dilayani oleh perbankan atau unbanked.

Konsumen terbesar fintech berada di Jabodetabek dengan Jakarta sebagai pengguna terbanyak.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Perkembangan industri financial technology atau fintech di Indonesia terus mengalami pertumbuhan.

Niki Santo Luhur, Ketua Umum Asosiasi Fintech Indonesia atau Aftech, mengatakan, pertumbuhan ini mampu memicu pertumbuhan inklusi keuangan.

Pasalnya, berdasarkan data Aftech Annual Member Survey Report, 70 persen fintech start up fokus memberikan layanan kepada segmen yang tidak dilayani oleh perbankan atau unbanked.

Perusahaan Fintech Asal Indonesia Siap Ekspansi ke Negara-negara di Asia Tenggara

"Melalui produk-produk keuangan berbasis digital (fintech) yang tumbuh, hal ini tentu mampu mendorong inklusi keuangan secara lebih baik di masa mendatang," kata Niki, Kamis (2/5/2019).

"Pertumbuhan ini dapat dilihat dari berbagai indikator, yaitu peningkatan jumlah start up, peningkatan nilai investasi, dan peningkatan jumlah pengguna di berbagai daerah," kata Niki.

Berdasarkan data Aftech Annual Member Survey Report, Aftech telah memiliki 178 member fintech baru di Desember 2018.

Persiapaan bulan Ramadan, Pertamina Siapkan Tambahan Alokasi 8 Juta Tabung LPG 3 Kg

Angka ini meningkat drastis dibanding tahun 2016 yang hanya memiliki 6 member.

"Total investasi di berbagai fintech juga meningkat sebesar 93 year on year (yoy). Para investor melihat Indonesia merupakan pasar yang bagus di Asia Tenggara untuk fintech," kata Niki.

Halaman
12
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved