Menkominfo dan BUMN PT PII Tandatangani Penjaminan Proyek Satelit SATRIA

“Proyek ini direncanakan selesai dan diluncurkan pada kuartal kedua tahun 2022. Sehingga diharapkan dapat mulai beroperasi pada tahun 2023,” jelasnya.

Menkominfo dan BUMN PT PII Tandatangani Penjaminan Proyek Satelit SATRIA
istimewa
Penandangan perjanjian penjaminan Proyek SATRIA dilakukan PT PII dengan PT Satelit Nusantara Tiga sebagai Badan Usaha Pelaksana (BUP) dan Perjanjian Regres proyek dengan Menteri Komunikasi dan Informatika RI sebagai Penanggung Jawab Proyek Kerja Sama (PJPK). 

BUMN PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia memberikan penjaminan terhadap proyek Satelit Multi Fungsi Republik Indonesia atau SATRIA.

Penandangan perjanjian penjaminan dilakukan PT PII dengan PT Satelit Nusantara Tiga sebagai Badan Usaha Pelaksana (BUP) dan Perjanjian Regres proyek dengan Menteri Komunikasi dan Informatika RI sebagai Penanggung Jawab Proyek Kerja Sama (PJPK).

Penandatanganan Perjanjian kerja sama dilakukan antara Menteri Kominfo RI Rudiantara dengan Direktur Utama PT Satelit Nusantara Tiga Adi Rahman Adiwoso.

Direktur Utama PT PII Armand Hermawan menyampaikan bahwa pemberian penjaminan PT PII pada proyek SATRIA ini salah satunya bertujuan untuk meningkatkan keamanan investasi dan bankability proyek tersebut dimata investor dan perbankan.

Sebagaimana proyek-proyek sebelumnya, dalam proyek ini, PT PII juga memberikan penjaminan untuk beberapa jenis risiko yang dapat timbul dari pemerintah.

“Penandatanganan proyek SATRIA pada hari ini merupakan sebuah pencapaian baru bagi PT PII menyediakan penjaminan pemerintah untuk sektor telekomunikasi Satelit Multifungsi berteknologi tinggi dengan skema KPBU. Penjaminan PT PII merupakan wujud dukungan PT PII untuk memperkuat pembangunan infrastruktur khususnya yang mendukung pemerataan akses informasi dan telekomunikasi oleh masyarakat di seluruh wilayah Indonesia,” tutur Armand dalam siaran persnya yang .

Penandatanganan Perjanjian juga dilaksanakan Penjaminan dilakukan oleh Direktur Utama PT PII Armand Hermawan dan Direktur Utama PT Satelit Nusantara Tiga, dan penandatanganan Perjanjian Regres dilakukan oleh Menkominfo RI dengan Direktur Utama PT PII.

Penandatanganan tersebut disaksikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Darmin Nasution di Museum Nasional Indonesia di Jakarta.

Armand menjelaskan Proyek ini menggunakan skema KPBU ketersediaan layanan atau Availability Payment (AP). Ini berarti pemerintah membayar secara mencicil selama durasi kerja sama atas layanan yang diberikan oleh Badan usaha Pelaksana.

Dengan penjaminan memberikan kepercayaan diri bagi investor untuk terlibat dalam proyek ini. Dengan begitu investor memiliki kepastian dalam pengembalian modal yang ditanam dengan keuntungan yang wajar.

Halaman
12
Editor: Ahmad Sabran
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved