PIlpres 2019

Ijtima Ulama Minta Jokowi-Maruf Amin Didiskualifikasi, Sandiaga Uno: Perlu Dipertimbangkan

Sandiaga Uno angkat bicara terkait rekomendasi Ijtima Ulama jilid tiga yang meminta KPU dan Bawaslu mendiskualifikasi pasangan Jokowi-Maruf Amin.

Ijtima Ulama Minta Jokowi-Maruf Amin Didiskualifikasi, Sandiaga Uno: Perlu Dipertimbangkan
Tribunnews/Jeprima
Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno berjalan saat pencoblosan tiba di TPS 002 Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019). 

CALON wakil presiden Sandiaga Uno angkat bicara terkait rekomendasi Ijtima Ulama jilid tiga yang meminta KPU dan Bawaslu mendiskualifikasi pasangan Jokowi-Maruf Amin.

"Insyaallah masukan tersebut menjadi keputusan yang akan diambil. Tentunya harus dipertimbangkan," ujar Sandiaga Uno seusai menyerahkan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye ( LPPDK) di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (2/5/2019).

Sandiaga Uno mengaku sudah membaca rekomendasi ulama. Menurutnya, masukan ulama tersebut harulah didengar.

Rizal Ramli: Rakyat Bukan Perlu Ibu Kota Baru, tapi Presiden Baru

"Saya sudah baca hasil rekomendasi ijtima ulama. Selalu saya sampaikan ulama itu harus kita muliakan, ulama, umara, elite yang ada di Indonesia harus mendengar masukan ulama," tegasnya.

Sebelumnya, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengapresiasi hasil Ijtima Ulama jilid tiga, yang digelar di Hotel Lorin, Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Prabowo Subianto mengatakan, rekomendasi yang disampaikan Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional agar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga menempuh jalur yang konstitusional dalam menyampaikan keberatan atas terjadinya berbagai dugaan kecurangan dan kejahatan, terstruktur, sistematis, dan masif dalam proses pemilihan presiden 2019, sangat tegas dan masuk akal.

Bilang Selalu Sabar Sampai Titik Tertentu, Apa Maksud Prabowo?

"Alhamdulillah, saya kira cukup komprehensif dan tegas, terima kasih," ucap Prabowo Subianto seusai menghadiri Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional 3.

Sebelumnya, Ijtima Ulama jilid tiga yang digelar di Hotel Lorin, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/5/2019), menghasilkan lima poin terkait Pemilu 2019.

Berikut ini poin-poin keputusan dan rekomendasi Ijtima Ulama jilid tiga:

Prabowo Heran 300 Lebih Petugas KPPS Meninggal, Katanya Baru Sekarang Terjadi

1. Menyimpulkan bahwa telah terjadi berbagai kecurangan dan kejahatan yang bersifat terstruktur, sistematis, dan masif dalam proses Pemilu 2019.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved