GT Tol Cikarang Utama Dipindah, Ini Alasan Jasa Marga
GT Tol Cikarang Utama Dipindah, Ini Alasan Jasa Marga. Mari simak berita selengkapnya disini.
Penulis: Muhammad Azzam |
JASA Marga bakal memindahkan Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama KM 30 ke KM 68 arah Cipularang dan KM 70 arah Cikampek.
Proses pemidahan itu sedang dalam proses dan tahap pembangunan. Ditargetkan kedua lokasi itu beroperasi pada mudik lebaran nanti.
"GT Cikarut tidak ada lagi nanti, kita akan pindahkan ke GT Cikampek Utama dan Kalihurip Utama arah Cipularang karena beban Cikarut sudah tidak bisa menampung," kata General Manager PT Jasa Marga Cabang Tol Jakarta-Cikampek, Raddy R Lukman, Jumat (3/5/2019).
• Tubuh Berbalut Lumpur dan Bau Matahari Jadi Sahabat Okan Cornelius Saat Liburan
• Butuh Kawalan Polisi saat Sahur on The Road (SOTR)? Begini Caranya
• VIDEO: Penyelundupan Sabu 137 Kilo Diungkap Bareskrim Polri, Jaringan Internasional
Raddy mengatakan relokasi Gerbang Tol Cikarang Utama (Cikarut) lantaran tidak lagi ideal digunakan untuk arus mudik di tahun 2019.
Sebab, di lokasi GT Cikarut terjadi penyempitan akibat sejumlah proyek yang ada dalam tol.
"Gardunya tereduksi jumlahnya hilang enam (gardu), adanya pier Jakarta Elevated dari semula 31 gardu sekarang kurang enam gardu jadi tinggal 25 gardu artinya itu sudah pasti sudah terganggu berdampak ke kemacetan apalagi terkoneksinya Tol dari Jakarta ke Surabaya itu pasti menimbulkan animo masyarakat untuk mencoba," kata Raddy.
Menurutnya, pemilihan titik kilometer 70 Cikampek Utama dan KM 68 Kalihurip Utama membuat beban volume kendaraan lebih ringan. Pasalnya, dengan dipecah GT tersebut membuat beban volume antrian di Tol Jakarta Cikampek berkurang.
• VIDEO: Eko Patrio Yakin Lolos Terpilih Jadi Anggota DPR 2019-2024
• Pelaku Penganiayaan Balita Sampai Tewas di Kebon Jeruk Punya Sifat Tempramental
• Kronologi Lengkap Balita Dianiaya Ayah Kandung Hingga Meninggal di Kebon Jeruk
"Cikarut itu volume kendaraan mencapai 65-70 ribu sehari, kalau dipecah tidak tertumpuk pada satu pintu untuk melakukan tap atau pembayaran di gardu tol. Bisa memecah 50 persen," jelasnya.
Untuk itu, pihaknya pun telah menyiapkan 21 gardu untuk di Gerbang Tol Cikampek Utama. Upaya penambahan gardu akan dilakukan saat musim mudik lebaran nanti.
"Kita siapkan disana maksimal satu arah 21 gardu, dalam kondisi yang paling kritis saat one way kita harus siapkan lagi mobile reader 28 lajur transkasi artinya kapasitas gerbang memadai," tuturnya.
Dengan direlokasinya Gerbang Tol Cikarut membuat sistem transkasi di Tol Jakarta-Cikampek dan Kalihurip Utama menjadi sistem terbuka.
"Karena sistem terbuka jadi orang meninggalkan Jakarta bayar di gardu keluar, jadi berpotensi menghilangkan antrian kendaraan di gardu," paparnya. (MAZ)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/gerbang-tol-cikarang-utama.jpg)