Breaking News:

Orang Penting di BNPB Ini Ungkap Pernah Kirim 32 Surat Lamaran, Cuma Tujuh yang Dibalas

Sutopo Purwo Nugroho ternyata pernah ditolak di beberapa instansi saat melamar kerja.

Warta Kota/Henry Lopulalan
Kepala Bagian Humas serta Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, saat jumpa pers di Graha BNPB Jalan Pramuka, Jakarta Timur pada Selasa siang (5/12). 

Sutopo Purwo Nugroho juga pernah mengungkapkan kondisi tubuhnya yang mengalami tulang bengkok, karena menderita kanker paru-paru stadium IV.

Pada awal 2018 lalu, Sutopo Purwo Nugroho didiagnosis menderita kanker paru-paru stadium IV.

Setelah didiagnosis mengidap kanker paru, dokter dan keluarga sempat meminta Sutopo Purwo Nugroho menghentikan aktivitasnya menangani bencana alam, guna fokus pada pengobatan. 

Saat Ijtima Ulama Jilid Tiga, Mantan Komisoner KPU Ini Ungkap Ada Dugaan Kecurangan Masif

Namun, Sutopo Purwo Nugroho menolaknya dan tetap ingin bekerja membantu menginformasikan kepada masyarakat mengenai bencana-bencana yang terjadi di Tanah Air. 

Pada Senin (4/3/2019) lalu, Sutopo Purwo Nugroho membagikan kondisi terkininya.

Melalui unggahan Instagram-nya, Sutopo Purwo Nugroho bercerita bahwa kini ia mengalami skoliosis atau tulang belakang yang bengkok.

Bupati Kepulauan Talaud di Kantor KPK: Saya Bingung Tiba-tiba Dibawa ke Sini

Hal ini menyebabkan tubuh Sutopo Purwo Nugroho saat berdiri terlihat semakin miring.

Sutopo Purwo Nugroho mengungkapakan bahwa ia mengalami skoliosis, karena tulang belakangnya terkena dorongan massa kanker.

Sutopo Purwo Nugroho lantas mengunggah sebuah foto saat dirinya meneteskan air mata, Rabu (13/3/2019) lalu.

Tiga Tuntutan Sudah Direspons Positif Pemerintah, KSPI Pastikan Peringatan Hari Buruh Aman dan Damai

Menurutnya, menangis bukanlah suatu hal yang salah.

"Orang kuat bukanlah orang yang tidak pernah menangis. Orang kuat adalah orang yang mengakui bahwa dirinya lemah."

"Menangis adalah fitrah manusia jika ditimpa musibah. Menangis juga untuk melepaskan segala beban yang ada di hati kita," tulis Sutopo Purwo Nugroho.

Daftar Tarif Baru Ojek Online yang Berlaku Mulai Hari Ini

"Tentu yang paling baik menangis sendirian di hadapan Sang Pencipta. Menangis dan menyesali semua kesalahan dan kekhilafan yang pernah kita lakukan kepada diri sendiri maupun kepada Allah. Jika kita melakukan ini, sesungguhnya Allah tengah menurunkan limpahan rahmat dan nikmat yang tidak terhingga untuk diri kita."

"Apalagi menangis di saat sedang bersujud. “Dan mereka bersujud sambil menangis dan mereka bertambah khusyu” (QS Al Israa’: 109)," paparnya.

Ia mengatakan, menangis dan mencurahkan hati kepada sang pencipta membuat lebih tenang.

Bertemu di Sebuah Acara, Sutopo Terharu Saat Istri Gus Dur Ucapkan Kata-kata Ini

"Insya Allah jika setelah menangis di hadapan Allah, hati ini rasanya akan lebih tenang dan pikiran akan lebih terbuka. Yakinlah bahwa Allah mendengar dan melihat tangisan kita. Allah akan memberi jalan keluar yang terbaik kepada hambanya yang mau menyesali kesalahannya dan memohon pertolongan kepada-Nya. Menangislah!" tulis Sutopo Purwo Nugroho. (*)

Penulis: Yaspen Martinus
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved