Breaking News:

Orang Penting di BNPB Ini Ungkap Pernah Kirim 32 Surat Lamaran, Cuma Tujuh yang Dibalas

Sutopo Purwo Nugroho ternyata pernah ditolak di beberapa instansi saat melamar kerja.

Warta Kota/Henry Lopulalan
Kepala Bagian Humas serta Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, saat jumpa pers di Graha BNPB Jalan Pramuka, Jakarta Timur pada Selasa siang (5/12). 

Sebelumnya, Sutopo Purwo Nugroho bernostalgia di bekas kampusnya, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Ijtima Ulama Jilid Tiga Desak KPU Diskualifikasi Jokowi-Maruf Amin, Kubu 01: Itu Gerombolan Politik

Sutopo Purwo Nugroho membagikan tempat favoritnya kala masih menuntut Ilmu Geografi di UGM, lalu menjadi lulusan terbaik pada 1993 silam.

"30 tahun lalu saya sering duduk sandaran di tiang ini. Belajar dan baca diktat di gedung Balairung UGM Yogyakarta," tulisnya di akun Twitter @Sutopo_PN, Minggu (31/3/2019), sambil membagikan fotonya yang sedang duduk bersandar di salah satu pilar kampus tersebut. 

"Rasanya senang sekali bisa menapak tilas mengenang sejarah kehidupan masa lalu. Kita kuliah tidak tahu kelak akan menjadi apa dan sampai kapan takdir menuntun kita," sambungnya.

Polisi Sebut Aksi May Day Disusupi Kelompok Anarko Sindikalisme, Siapa Mereka?

Sutopo Purwo Nugroho lantas memberikan semangat kepada para penderita kanker seperti dirinya, agar ikhlas dan suka cita menghadapi penyakit itu.

"Buat rekan penyintas kanker. Kita adalah cancer survivor tapi kita harus menjadi warrior. Kanker sungguh menyakitkan. Menyerang dan merusak tubuh kita. Tapi mari kita hadapi dengan ikhlas dan suka cita. Jangan menyerah. Tetap semangat, ikhtiar, sabar dan selalu berdoa," tulisnya, sambil membagikan foto dirinya yang sedang bergembira di tepi pantai, dengan tulisan Sutopo di pasir pantai.

Sutopo Purwo Nugroho pun sempat mengungkapkan banyaknya obat dan multivitamin yang harus ia minum setiap hari.

UPDATE Pahlawan Demokrasi Gugur: 382 Petugas KPPS Wafat, 3.529 Orang Sakit

Hal itu wajib ia lakukan, agar tetap bertahan dari ganasnya penyakit kanker paru-paru stadium IV yang ia idap.

"Sehat dan sakit itu ternyata juga pilihan. Setelah divonis sakit, saya harus minum obat dan multivitamin agar tetap bertahan dari ganasnya penyakit," tulis Sutopo Purwo Nugroho di akun Twitter @Sutopo_PN, Kamis (21/3/2019).

"Hampir semua obat pahit. Bahkan kadang lebih pahit dari kehidupan. Juga ada yang sangat mahal. Makanya makanlah yang sehat-sehat," sambungnya.

Kapolri Kejar Pembuat Hoaks Polri Siap Tembak Mati Perusuh NKRI Sekalipun Cucu Nabi

Halaman
1234
Penulis: Yaspen Martinus
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved