Orang Penting di BNPB Ini Ungkap Pernah Kirim 32 Surat Lamaran, Cuma Tujuh yang Dibalas

Sutopo Purwo Nugroho ternyata pernah ditolak di beberapa instansi saat melamar kerja.

Penulis: Yaspen Martinus | Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Henry Lopulalan
Kepala Bagian Humas serta Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, saat jumpa pers di Graha BNPB Jalan Pramuka, Jakarta Timur pada Selasa siang (5/12). 

KEPALA Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho ternyata pernah ditolak di beberapa instansi saat melamar kerja.

"Ketemu buku lama tahun 1994. Setelah lulus S1 UGM kirim lamaran 32 tempat. Hanya 7 yang dibalas dan tes," tulisnya di akun Twitter @Sutopo_PN, Rabu (2/5/2019).

"Saya ditolak di:
1. Dosen F. Geografi UGM
2. Dosen F. Geografi UMS
3. Dosen Perikanan IPB
4. Dosen Universitas Esa Unggul
5. PT Garuda Indonesia

Rizal Ramli: Rakyat Bukan Perlu Ibu Kota Baru, tapi Presiden Baru

16 lamaran tidak direspon," sambungnya, sambil memperlihatkan bukua catatan pribadinya.

Sebelumnya, Sutopo Purwo Nugroho bertemu Sinta Nuriyah Wahid, istri Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid.

Sutopo Purwo Nugroho mengaku terharu mendengar ucapan istri Gus Dur tersebut, saat bertemu di sebuah acara, dan berpose bersama.

"Terharu saya saat bertemu Ibu Sinta Nuriyah Wahid, istri Presiden ke-4 RI Gus Dur," tulisnya di akun Twitter @Sutopo_PN, Kamis (25/4/2019), sambil membagikan foto dirinya bersama Sinta Nuriyah.

"Beliau berkata, “Pak Topo harus sembuh dari sakit. Bangsa ini masih memerlukan banyak pikiran dan tenaga Pak Topo. Saya selalu berdoa agar Pak Topo sembuh. Harus tetap semangat dan berdoa,” sambungnya.

Sebelumnya, Sutopo Purwo Nugroho kembali menjalani CT Scan alias pemindaian, untuk mengetahui sebaran kanker di tubuhnya.

Bilang Selalu Sabar Sampai Titik Tertentu, Apa Maksud Prabowo?

"Untuk kesekian kali harus menjalani CT Scan untuk mengetahui sebaran kanker di tubuh. Selain itu, PET scan, Bone scan, MRI, rontgen, dan lainnya juga sudah dijalani," tulisnya di akun Twitter @Sutopo_PN, Senin (8/4/2019), sambil membagikan video dirinya yang sedang menjalani CT Scan.

"Biayanya mahal. Tapi itulah yang harus dilakukan demi kesembuhan dari sakit. Jagalah kesehatan," sambungnya.

Pada cuitan sebelumnya, Sutopo Purwo Nugroho membagikan foto tumbler isi air dan lemon, yang biasa disebut infused water. 

Prabowo Heran 300 Lebih Petugas KPPS Meninggal, Katanya Baru Sekarang Terjadi

"Setiap hari saya bawa tumbler isi air dan lemon. Belajar dari orang-orang yang peduli lingkungan. Kita sudah darurat sampah plastik. Di mana pun pasti jadi masalah karena tidak ramah lingkungan," tulisnya.

"Seandainya semua orang melakukan hal yang sama, pasti masalah sampah plastik teratasi," imbuhnya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved