Gara-gara Dibayar Kurang, Seorang Waria Sakit Hati Lalu Nekat Menghabisi Nyawa Pelanggannya

"Kejadiannya sesudah kencan. Dia bayar Rp.900 ribu sekali main, tapi pinginnya longtime, bukan sebagai tamu tapi sebagai pacar sendiri.

Gara-gara Dibayar Kurang, Seorang Waria Sakit Hati Lalu Nekat Menghabisi Nyawa Pelanggannya
Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
Kapolrestro Tangerang Kombes Abdul Karim saat menjelaskan tragedi berdarah yang dilakukan seorang waria di Polrestro Tangerang, Kamis (2/5). 

Dipicu sakit hati, seorang waria bernama Tania (31) kalap hingga nekat menghabisi nyawa seorang pelanggannya berinisial MD (39).

Peristiwa pembunuhan ini terjadi di Apartemen Grand Serpong, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Sabtu (13/4) lalu.

Tiga hari kemudian, kawanan polisi Polrestro Tangerang yang menyelidiki kasus ini menangkap Tania di kampung halamannya di Pekalongan, Jawa Tengah.

Ditemui saat jajaran Polrestro Tangerang menggelar rilis pengungkapan kasus pembunuhan tersebut, Tania mengaku melakukan pembunuhan itu karena sakit hati.

Ia kesal dan marah karena bayaran yang diberikan MD tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan.

Sambil tersipu malu, Tania yang memiliki nama asli Jamal ini berujar awalnya MD tidak menyebut dirinya sebagai tamu.

Melainkan ingin berperan sebagai pacar di kamar apartemen. Padahal, untuk sekali berkencan, Tania memasang tarif Rp 900 ribu short time.

"Kejadiannya sesudah kencan. Dia bayar Rp.900 ribu sekali main, tapi pinginnya longtime, bukan sebagai tamu tapi sebagai pacar sendiri. Kalau dia baik, ya aku juga baik," tutur Tania kepada Wartakotalive.com.

Tak ayal, Tania geram dan secara membabi buta langsung menikam MD menggunakan sebilah pisau. Akibatnya, MD terluka parah hingga meregang nyawa.

Kapolrestro Tangerang, Kombes Pol Abdul Karim, menjelaskan, setelah tragedi berdarah tersebut, Tania kabur.

Halaman
12
Penulis: Andika Panduwinata
Editor:
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved