Pemkot Jaksel Bagikan 49 Kartu Pekerja kepada Buruh dan Guru Honorer di Hari Buruh Mayday

Peringatan Hari Buruh menjadi momentum mengungkapkan, segala permasalahan yang terjadi di lingkungan kerja.

Pemkot Jaksel Bagikan 49 Kartu Pekerja kepada Buruh dan Guru Honorer di Hari Buruh Mayday
Warta Kota/Feryanto Hadi
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan memberikan sosialisasi terkait hak dan kewajiban buruh kepada 250 pekerja dalam rangka memeringati Hari Buruh International di ruang serba guna di kantor Wali Kota Jakarta Selatan 

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan memberikan sosialisasi terkait hak dan kewajiban buruh kepada 250 pekerja dalam rangka memeringati Hari Buruh International di ruang serba guna di kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Rabu (1/5/2019).

Selain itu, sebanyak 49 pekerja mendapatkan Kartu Pekerja.

Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Isnawa Adji mengatakan, sosialisasi ini diberikan langsung oleh BPJS Ketenagakerjaan, yang bekerjasama dengan Sudin Naketrans Jakarta Selatan.

“Kami mengundang 250 pekerja, hari ini, dan bisa sekaligus mengikuti pengobatan gratis dari Sudin Kesehatan Jakarta Selatan."

"Selain itu, mereka juga diberikan edukasi terkait hak dan kewajiban,” ujar Isnawa, Rabu (1/5/2019).

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, Sudrajad mengatakan, peringatan Hari Buruh menjadi momentum mengungkapkan, segala permasalahan yang terjadi di lingkungan kerja agar dapat saling memberi masukan dan solusi dari kendala yang ada.

"Ini kegiatan yang ketiga."

"Semoga, dengan peringatan Hari Buruh ini, para pekerja di Jakarta Selatan dapat menjaga silaturrahmi dan saling menjaga komunikasi apabila nanti dibutuhkan tempat untuk mendiskusikan beragam permasalahan di dunia kerja," katanya.

Sementara itu, Latifah (32), salah satu guru honorer dari Pesanggrahan mengaku, dia sangat senang mendapatkan Kartu Pekerja, yang dapat dimanfaatkan sebagai bantuan sembako untuk kebutuhan sehari-hari.

“Informasinya, kartu ini bisa digunakan untuk naik bus Transjakarta gratis dan sembako murah, setiap bulannya."

"Syaratnya, untuk awalnya, saya harus membuka rekening bank DKI,” katanya.

Latifah berharap Pemkot Jakarta Selatan dapat semakin memperhatikan nasib dan kesejahteraan para buruh di Jakarta Selatan, sehingga roda perekonomian masyarakat bisa semakin meningkat.

“Ke depannya, kami berharap program-program kesejahteraan untuk masyarakat semakin ditingkatkan,” katanya.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved